Bocoran Tren Makanan 2026: Dari Serat hingga Diet Panjang Umur, Ini yang Bakal Diburu Banyak Orang

Ilustrasi makanan, makanan.
Sumber :
  • (Freepik)

Jateng – Memasuki akhir 2025, perhatian pada gaya hidup sehat makin memuncak. Tak sedikit orang mulai berbenah—bukan cuma soal olahraga, tapi juga apa yang masuk ke piring demi tubuh lebih bugar dan umur yang lebih panjang

img_title Bingung Cari Oleh-Oleh Khas Jateng? Ini 4 Rekomendasi yang Bisa Dipesan Online

Dikutip dari Eating Well yang dirangkum Antara News, Senin (15/12/2025), inilah deretan tren makanan dan nutrisi yang diprediksi akan meledak popularitasnya pada 2026:

1. Serat Jadi Primadona Baru

img_title Rekomendasi Kuliner Malam Serba Sego di Semarang: Nasi Cetar Renyah sampai yang Pedas Membara

Bukan sekadar tren sesaat, serat kini naik kasta. Fokus pada asupan serat yang menyehatkan usus diprediksi terus melonjak dan semakin dominan di 2026. Bahkan, kombinasi protein dan serat disebut mampu memberi rasa kenyang yang memuaskan sekaligus bergizi.

2. Cita Rasa Dunia Masuk Dapur Rumahan

img_title Kangen Kampung Halaman? Redakan dengan 3 Makanan Khas Jateng Ini, Bisa Order Online!

Setelah 2025 diramaikan cokelat Dubai, matcha, hingga pasta Turki, tahun 2026 diperkirakan akan menghadirkan lebih banyak rasa global langsung ke rak toko bahan makanan biasa. Tak lagi eksklusif di pasar khusus, merek-merek besar pun bersiap memperluas pilihan rasa.

3. Makanan Sehat, Cepat, dan Praktis

Tren ini melampaui sekadar masak cepat di wajan. Bahan pokok dapur dan makanan freezer kini naik panggung sebagai menu utama. Contohnya puding chia dan oatmeal rendaman semalaman—praktis, simpel, tapi kaya manfaat.

4. Pewarna Alami Gantikan Sintetis

Langkah Badan Pangan Obat dan Makanan AS (FDA) yang secara bertahap menghapus pewarna sintetis berdampak besar. Camilan kemasan pun mulai beralih ke pewarna alami demi pilihan yang lebih aman dan sehat.

5. Diet untuk Umur Panjang dan Otak Sehat

Minat terhadap penuaan sehat melonjak tajam. Audiens Eating Well mencatat keterlibatan konten naik 330 persen pada 2025 dibanding 2024. Minat pada demensia meningkat 181 persen, Alzheimer 121 persen, dan gangguan neurokognitif bahkan melonjak hingga 7.654 persen.

6. Kacang-Kacangan Naik Level

Kaya nutrisi dan fleksibel, kacang-kacangan diprediksi akan semakin sering hadir di meja makan—mulai dari sarapan, makan siang, hingga makan malam.