Usai Liburan Malah Murung? Awas, Itu Tanda "Post Holiday Blues" yang Bisa Serang Pekerja dan Pelajar!
- pixabay
Jateng – Setelah momen liburan atau perayaan usai, banyak orang merasa murung dan malas kembali beraktivitas. Fenomena ini dikenal sebagai post holiday blues. Psikolog klinis Virginia Hanny, M.Psi., Psikolog, menyebut kondisi emosional sementara ini bisa dialami oleh siapa saja.
"Penelitian menunjukkan bahwa kondisi ini berkaitan dengan peralihan dari aktivitas menyenangkan ke tuntutan sehari-hari, dan betul bisa dihadapi oleh siapa saja termasuk anak sekolah, mahasiswa maupun pekerja kantoran," kata Virginia seperti dikutip dari Antara, Senin (5/1/2025).
Ia menjelaskan sejumlah tanda yang dapat dikenali, seperti perasaan sedih atau hampa tanpa alasan jelas, turunnya motivasi untuk bekerja atau sekolah, serta "mudah lelah, lesu atau sulit konsentrasi, gangguan tidur; mudah tersinggung atau merasa cemas ketika dihadapkan oleh kewajiban, serta perasaan 'tidak siap' untuk menghadapi rutinitas kembali."
Virginia menegaskan bahwa ini bukan gangguan mental, melainkan respons normal terhadap perubahan. Kondisi ini umumnya wajar jika berlangsung beberapa hari hingga 1-2 minggu. "Tidak ada waktu yang pasti untuk menentukan sampai kapan post holiday blues akan bertahan," ujarnya.
Namun, ia mengingatkan untuk waspada jika gejala bertahan lebih dari dua minggu. "Kita perlu waspada apabila mereka bertahan lebih dari dua minggu, gejalanya semakin berat atau sudah mengganggu keberfungsian individu di akademik atau pekerjaan, karena bisa jadi mereka bukan lagi post holiday blues," tambahnya. Jika demikian, disarankan untuk mencari bantuan profesional seperti psikolog atau psikiater.