Fakta Mengejutkan Dalang Sebenarnya di Balik "Panggilan Alam" Setelah Minum Kopi

Ilustrasi kopi, kopi, minuman kopi, biji kopi.
Sumber :
  • (Freepik)

Jateng – Bagi banyak orang, secangkir kopi di pagi hari adalah ritual untuk menyegarkan diri. Namun, di balik efek stimulasinya, kopi ternyata memicu reaksi berantai dalam sistem pencernaan yang kerap mendorong keinginan untuk buang air besar.

img_title Fakta Gila di Balik Gerhana Bulan Malam Ini: Nyamuk Bakal Mengamuk hingga Mood Bisa Berubah Drastis!

Awalnya, para ilmuwan menduga kafein sebagai pemicu efek pencahar ini, yang dialami sekitar tiga dari sepuluh orang. Namun, penelitian lebih lanjut mengungkap fakta mengejutkan: kopi tanpa kafein pun memberikan efek serupa, sementara minuman seperti Diet Coke tidak. Temuan ini mengindikasikan bahwa zat kimia lain dalam kopilah penyebabnya.

Seperti dijelaskan dalam video dari American Society, sifat asam kopi diduga kuat berperan dalam proses ini. "Itu menyebabkan perut mengeluarkan tingkat asam lambung yang tinggi di mana cairan asam membantu tubuh mengurai protein," jelas narasi dalam video tersebut seperti dikutip dari Antara, Rabu (28/1/2026).

img_title Bukan Cuma Fenomena Langit, 4 Mitos Gerhana Bulan Ini Bikin Merinding: Ada yang Ganti Raja Palsu!

Ditambah dengan senyawa seperti asam klorogenat, tingkat keasaman lambung semakin meningkat. Kondisi ini dapat mempercepat pengosongan isi perut ke usus, yang mungkin menjadi alasan mengapa sebagian orang merasa sangat mendesak ke kamar kecil setelah minum kopi.

Riset menunjukkan bahwa kopi dapat mempengaruhi usus besar hanya dalam empat menit setelah dikonsumsi, dengan dampak yang setara dengan mengonsumsi makanan besar. Rahasia di balik akselerasi ini terletak pada pengaruh kopi terhadap hormon pencernaan. Menurut Daily Mail, kopi meningkatkan produksi hormon gastrin dan kolesistokinin. Gastrin memicu gerak peristaltik usus—kontraksi dan relaksasi otot berirama yang mendorong kotoran—sementara kolesistokinin merangsang pengeluaran cairan empedu dan pencernaan.

img_title Wamentan Sudaryono: Dari Gayo hingga Toraja, Kopi Indonesia Tak Terkalahkan di Panggung Dunia

Meski terdapat sekitar 1.000 senyawa berbeda dalam secangkir kopi, dan satu atau lebih di antaranya bertanggung jawab atas efek pencahar ini, para ahli hingga kini belum berhasil mengidentifikasi senyawa spesifik mana yang menjadi aktor utamanya.