Bangun Tidur Langsung Minum Teh? Hati-Hati, 5 Risiko Ini Mengintai Saat Perut Kosong!
- (zirconicusso/freepik)
Jateng – Banyak orang memiliki kebiasaan menyeruput secangkir teh tepat setelah bangun tidur, bahkan sebelum menyantap sarapan. Kebiasaan ini ternyata dapat menimbulkan efek samping yang mengganggu perut dan berpotensi menyebabkan masalah pencernaan yang serius.
Seperti ditulis laman Hindustan Times yang dilansir dari Antara, Senin (2/2/2026), Dr. J. Saravanan, Konsultan Bedah Gastroenterologi Senior di VS Hospitals, Chennai, menyampaikan bahwa konsekuensi kesehatan dari kebiasaan ini terlihat pada beberapa pasiennya. Menurutnya, teh dapat memperburuk keasaman dan keluhan umum lainnya.
"Lambung sudah mengandung asam yang diproduksi semalaman, ketika langsung menambahkan teh atau kopi, keasamannya akan meningkat," jelasnya.
“Beberapa orang tidak merasakan apa-apa. Yang lain mungkin merasakan sensasi terbakar, mual, dan kembung,” kata dia.
Lebih lanjut, teh kental mengandung "tanin" yang dapat mengiritasi lapisan mukosa pelindung bagian dalam dan mengurangi penyerapan zat besi jika dikonsumsi dalam jumlah banyak. Hal ini dapat memberatkan kondisi pasien dengan refluks dan gastritis.
Namun, dokter spesialis gastroenterologi ini meyakinkan bahwa teh tetap bisa dinikmati dengan memperhatikan waktu mengonsumsinya. Ia menyarankan dua cara yang menawarkan perlindungan bagi perut dari rasa terbakar, mual, kembung, keasaman, dan kram.
Pertama, dengan meminum air putih terlebih dahulu sebelum mengonsumsi teh atau kopi. Kedua, memadukannya dengan buah-buahan atau segenggam kacang-kacangan.
Dr. Saravanan mengatakan bahwa teh dapat memberikan efek samping jika langsung diminum saat perut kosong. Ia juga menjelaskan batas aman konsumsinya.
"Dua cangkir sehari biasanya baik-baik saja. Empat atau lima cangkir, dengan perut kosong, setiap hari, saat itulah kerusakan mulai terlihat,” katanya.