Kopi Warisan Zaman Belanda di Boyolali Ini Rasanya Manis Alami Tanpa Gula, Aromanya Bikin Nagih
- (Freepik)
Jateng – Di tengah maraknya kedai kopi modern, Kabupaten Boyolali di Jawa Tengah (Jateng) ternyata menyimpan jenis kopi endemik langka yang tumbuh di kawasan lereng Gunung Merapi dan Merbabu. Varietas robusta ini dikenal masyarakat sekitar dengan sebutan Kopi Nangka, karena mengharumkan aroma buah nangka yang khas.
Kopi peninggalan zaman Belanda ini memiliki keistimewaan yang sulit ditemukan pada kopi lain: rasa manis yang tercipta secara alami, bahkan tanpa tambahan gula sekalipun. Melihat potensi dan keunikannya, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Banyuanyar mulai mengolah biji kopi ini agar memiliki nilai tambah, tak lagi sekadar menjual bahan mentah.
Ketua Gapoktan Desa Banyuanyar, Meri, mengungkapkan kebanggaannya terhadap kopi khas desanya sekaligus keprihatinannya karena kopi ini mulai langka. “Sehingga kopi disini akan lestari sesuai dengan apa yang akan diharapkan. Ternyata kopinya lebih enak dan lebih menyenangkan, harumnya harum nangka, sehingga khasnya lebih enak lagi. Sehingga itu perlu dilestarikan petani, sekarang serentak untuk membudidayakan kopi,” jelasnya seperti dikutip dari situs Jatengprov.go.id, Kamis (12/2/2026).
Selain pelestarian, upaya ini juga berdampak langsung pada kesejahteraan petani. Sebelumnya, mereka hanya menjual biji kopi biasa di pasar dengan harga Rp12.000 hingga Rp16.000 per kilogram. Kini, setelah diolah dan di-roasting sendiri, harga kopi Nangka naik signifikan menjadi Rp20.000 per kilogram, bahkan telah menerima pesanan dari luar daerah. “Yang menjadi keunikan lain, masyarakat semakin senang karena harganya semakin meningkat. Harganya kopi yang sudah roasting itu Rp 20.000. Sekarang sudah pemesanan rosting dari luar daerah,” ungkap Meri.
Pihaknya juga menggalakkan budidaya kopi organik di lahan seluas 15 hektar. Inovasi ini dilakukan dengan memanfaatkan kulit kopi sebagai pakan ternak, sementara kotoran ternak diolah menjadi pupuk alami untuk kebun kopi. Sistem tertutup ini memastikan Kopi Nangka tumbuh sehat, alami, dan ramah lingkungan.