Dokter Ungkap Mitos Sahur: Makan Nasi Banyak Justru Bikin Cepat Lapar, Ini Alasannya
- (pikisuperstar/freepik)
Jateng – Selama ini, banyak dari kita mungkin berpikir kalau memperbanyak porsi nasi atau makanan manis saat sahur bisa bikin tubuh lebih kuat menjalani puasa seharian. Tapi, tahukah kamu kalau anggapan itu ternyata salah besar?
Dokter dan ahli gizi masyarakat Dr. dr. Tan Shot Yen, M.Hum, dengan tegas meluruskan mitos yang sudah turun-temurun ini. Ahli gizi lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) itu mengatakan, konsumsi karbohidrat dalam jumlah besar saat sahur bukan strategi yang tepat untuk menahan lapar.
Bahkan, pola makan seperti ini justru bisa bikin kita lebih cepat lapar! Penasaran kenapa? Simak penjelasan lengkapnya, merangkum dari Antara, Jumat (20/2/2026):
Kenapa Karbohidrat Berlebih Bikin Cepat Lapar?
Menurut dr. Tan Shot Yen, kunci masalahnya ada pada jenis karbohidrat yang kita makan.
"Yang pasti jadi gampang lapar karena cepat dicerna jadi gula darah. Tergantung juga dengan jenis karbonya,” kata Tan Shot Yen.
Karbohidrat sederhana, seperti gula pasir, sirup, dan nasi putih, cepat dicerna dan meningkatkan kadar gula darah secara drastis. Tubuh kemudian memproduksi insulin untuk menurunkan gula tersebut. Akibatnya, kadar gula darah bisa turun kembali dalam waktu singkat dan memicu rasa lapar.
"Jika sering terjadi dan rutin maka risiko diabetes muncul,” ujar dia.
Pilih Karbohidrat Kompleks Biar Kenyang Lama
Lalu, apa solusinya? Dr. Tan menyarankan untuk mengganti karbohidrat sederhana dengan karbohidrat kompleks. Jenis karbohidrat ini lebih lambat dicerna, sehingga membantu menjaga kestabilan gula darah dan memberikan rasa kenyang lebih lama.
"Jika karbo kompleks seperti nasi merah, ubi, jagung, biasanya kita tidak mungkin makan banyak-banyak," kata dia.
Selain itu, makanan seperti ubi dan jagung juga kaya serat, yang semakin membantu memperlambat proses pencernaan.
Jangan Lupakan Serat!
Selain memperhatikan jenis karbohidrat, dr. Tan juga menekankan pentingnya asupan serat yang cukup saat sahur. Serat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama sekaligus menjaga gula darah tetap stabil sepanjang hari.
Tan Shot Yen yang aktif mengedukasi masyarakat mengenai pola makan sehat melalui berbagai forum dan media sosial itu mengingatkan agar sahur tetap mengikuti prinsip gizi seimbang, bukan sekadar memperbanyak satu jenis makanan.