Dampak Mengerikan Makan Gorengan Saat Buka Puasa, Bisa Rusak 7 Organ Tubuh!

Ilustrasi gorengan, gorengan, cemilan.
Sumber :
  • (stockking/freepik)

Jateng – Bulan Ramadan selalu identik dengan gorengan. Hampir di setiap meja berbuka, camilan renyah ini selalu hadir menemani momen takjil. Rasanya yang gurih dan hangat memang sulit ditolak, apalagi setelah seharian berpuasa. Tapi, tahukah kamu kalau kebiasaan ini menyimpan bahaya besar bagi kesehatan?

img_title Turun ke Jalan, Perempuan Bangsa Jateng Bagikan Ribuan Paket Takjil

Dietisien dari RSUP dr. Hasan Sadikin Bandung, Yesi Herawati, membongkar fakta mengejutkan tentang dampak negatif gorengan saat berbuka puasa. Bukan cuma bikin gemuk, ternyata gorengan bisa merusak organ-organ vital tubuh kita! Penasaran? Yuk, simak penjelasan lengkapnya berikut ini, mengutip Antara, Selasa (24/2/2026):

Organ Pertama yang Terdampak: Hati

img_title Rekomendasi Tempat Bukber Tegal, Ada yang Buka Sampai Malam

“Makan terlalu banyak gorengan pada saat berbuka atau sahur dapat memberatkan kerja organ tubuh,” kata Yesi.

Yesi mengatakan, berbuka dengan memakan gorengan mengakibatkan asupan lemak menjadi lebih berlebih, apa lagi dikonsumsi dalam jumlah banyak. Organ yang terdampak pertama adalah hati, karena kelebihan lemak akan disimpan dalam organ tersebut. Bila terjadi penumpukan lemak bisa menyebabkan perlemakan hati yang berkembang menjadi peradangan, kemudian menjadi sirosis bahkan kanker hati.

img_title Deretan Takjil Khas Purwokerto yang Wajib Dicoba, Ada yang Harus Disedot

Jantung dan Pembuluh Darah Juga Jadi Korban

Kedua, sering makan gorengan dapat membuat jantung dan pembuluh darah mengalami penyumbatan karena asupan lemak berlebih.

“Hal ini dapat meningkatkan kolesterol dalam darah sehingga terjadi penyumbatan berisiko terjadi aterosklerosis dan penyakit jantung koroner,” katanya.

Pankreas, Empedu, Ginjal, hingga Paru-Paru Ikut Rusak

Tak berhenti di situ, pankreas dan empedu adalah organ lain yang terdampak. Asupan lemak berlebih bisa menyebabkan resistensi insulin sehingga berisiko terkena diabetes.

Asupan lemak berlebih juga dapat memberatkan kerja organ ginjal. Memaksa ginjal bekerja lebih keras bisa menyebabkan penyakit ginjal kronik.

Yesi menambahkan, organ paru-paru juga terdampak akibat lemak berlebih, terutama jika lemak ada di area perut bisa menekan diafragma sehingga menyebabkan sesak nafas.

Dampak pada Sistem Reproduksi dan Pencernaan

"Efek lainnya terjadi pada sistem reproduksi yang dapat menyebabkan penurunan kesuburan karena ketidakseimbangan hormon," kata Yesi.

Selain itu, berbuka dengan gorengan bisa mengganggu pencernaan karena saluran cerna dipaksa bekerja keras setelah berpuasa selama kurang lebih 12 jam.

Halaman Selanjutnya
img_title