Rahasia Sahur Biar Konsentrasi Tetap Tajam Saat Puasa, Bukan Cuma Soal Kopi!

Ilustrasi sahur, buka puasa, puasa
Sumber :
  • (pikisuperstar/freepik)

Jateng – Bulan Ramadan seringkali membawa tantangan tersendiri, terutama bagi mereka yang harus bekerja atau berkendara di pagi hari. Rasa kantuk dan lemas sering menjadi musuh utama. Banyak yang mengira solusinya adalah kopi, tapi ternyata kunci utamanya ada di menu sahur!

img_title Turun ke Jalan, Perempuan Bangsa Jateng Bagikan Ribuan Paket Takjil

Dokter dan ahli gizi masyarakat Dr. dr. Tan Shot Yen, M.Hum menyampaikan bahwa sahur makanan bergizi seimbang bisa membantu mencegah kantuk bagi mereka yang saat berpuasa harus berkendara atau bekerja pada pagi hari.

Penasaran bagaimana caranya? Yuk, simak penjelasan lengkapnya, dikutip dari Antara, Rabu (25/2/2026);

img_title Rekomendasi Tempat Bukber Tegal, Ada yang Buka Sampai Malam

Kenapa Makanan Manis Bikin Cepat Ngantuk?

Saat dihubungi, lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu mengatakan bahwa jenis dan porsi makanan yang dikonsumsi berpengaruh pada kestabilan gula darah. Mengonsumsi makanan dengan kadar tinggi gula saat sahur dapat memicu lonjakan gula darah.

img_title Deretan Takjil Khas Purwokerto yang Wajib Dicoba, Ada yang Harus Disedot

"Lonjakan gula darah akan diikuti kejaran insulin yang berusaha menekan gula darah agar kembali normal. Rangkaian ini yang membuat konsentrasi anjlok," kata dr. Tan.

Ia menambahkan, sekitar dua jam setelah mengonsumsi makanan tinggi gula, kadar gula darah dapat naik tajam lalu turun cepat, sehingga menimbulkan rasa lemas dan mengantuk. Nah, ini dia penyebabnya!

Solusi: Terapkan Konsep "Isi Piringku"

Oleh karena itu, ahli gizi itu mengatakan, sebaiknya mengupayakan tubuh mendapat asupan gizi yang seimbang saat sahur agar konsentrasi bisa terjaga selama menunaikan puasa pada bulan Ramadhan.

"Sahur gizi seimbang, menu lengkap tapi sederhana, bukan mewah atau ribet. Ikuti konsep Isi Piringku," katanya.

Isi Piringku adalah pedoman yang disusun oleh Kementerian Kesehatan untuk mengampanyekan penerapan pola konsumsi makanan yang sesuai dengan pedoman gizi seimbang. Konsepnya sederhana dan mudah diikuti:

  • Separuh piring diisi dengan sayuran dan buah (sumber vitamin, mineral, dan serat)
  • Separuh piring lainnya diisi dengan:
  • Makanan pokok sumber karbohidrat (nasi, roti, kentang, atau mie)
  • Lauk pauk yang mencakup sumber protein nabati (tahu, tempe) dan hewani (ikan, ayam, telur, daging)

Dokter Tan menyampaikan pentingnya mengupayakan menu sahur mencakup makanan pokok sumber karbohidrat, lauk-pauk sumber protein, serta sayur dan buah sumber serat dalam porsi seimbang.

Halaman Selanjutnya
img_title