Bukan Hoaks! Ini Nama Lama Myanmar, Thailand, dan Sri Lanka yang Jarang Diketahui

Banjir Myanmar
Sumber :
  • (Xinhua/HO-Departemen Pemadam Kebakaran Myanmar)

Jateng – Beberapa negara di dunia memiliki sejarah penamaan yang panjang dan penuh dinamika. Menariknya, sejumlah negara yang kita kenal saat ini ternyata tidak selalu memakai nama yang sama sejak awal berdirinya. Perubahan nama kerap terjadi karena berbagai faktor, mulai dari kolonialisasi, pergantian rezim, perang, hingga penyesuaian bahasa lokal.

img_title Fakta Gila di Balik Gerhana Bulan Malam Ini: Nyamuk Bakal Mengamuk hingga Mood Bisa Berubah Drastis!

Myanmar adalah salah satu negara yang pernah mengalami perubahan nama besar. Negara di Asia Tenggara ini sebelumnya dikenal dengan nama Burma. Sebutan tersebut sangat populer dan banyak muncul dalam literatur sejarah. Namun pada 1989, pemerintah militer setempat memutuskan mengubah nama Burma menjadi Myanmar demi melestarikan cara penulisan dalam bahasa lokal, yakni Myanma. Meski begitu, sebagian negara dan kelompok masyarakat masih menggunakan nama Burma hingga kini. Meski menuai perdebatan, perubahan nama tersebut telah diakui secara resmi oleh PBB.

Selain Myanmar, beberapa negara lain juga pernah melalui proses serupa. Alasan perubahan nama pun beragam, mulai dari pembagian wilayah, keputusan politik, hingga upaya mempertegas identitas nasional.

img_title Tradisi Unik Tunisia saat Ramadan, dari Roti Rasa Berasap Khas Tabouna sampai Sentuhan Prancis yang Elegan

Berikut rangkuman sejarah perubahan nama tiga negara di Asia, seperti dilansir Bright Side, Senin (1/12/2025):

1. Ceylon - Sri Lanka

img_title Kopi Warisan Zaman Belanda di Boyolali Ini Rasanya Manis Alami Tanpa Gula, Aromanya Bikin Nagih

Nama lama Sri Lanka adalah Ceylon, julukan yang diberikan Portugis pada 1505 saat pertama kali menemukan pulau tersebut. Setelah menjadi bagian dari Kerajaan Inggris dan meraih kemerdekaan pada 1948, pemerintah mulai mempertimbangkan perubahan nama. Pada 2011, istilah Ceylon resmi dihapus dari seluruh institusi pemerintah dan digantikan dengan nama baru: Sri Lanka.

2. Burma - Myanmar

Pada 1989, pemerintah militer menetapkan perubahan nama Burma menjadi Myanmar. Tujuannya adalah melestarikan penulisan bahasa lokal. Tetapi keputusan ini sempat menimbulkan perdebatan sehingga beberapa negara masih memakai nama Burma dalam konteks tertentu. Meski begitu, nama Myanmar telah diakui secara internasional, termasuk oleh PBB.

3. Siam - Thailand

Thailand, salah satu negara yang paling dikenal di Asia Tenggara, dahulu disebut Siam. Perubahan nama menjadi Thailand dilakukan pada 1939 oleh raja yang memerintah saat itu. Dalam bahasa lokal, Thailand disebut Prathet Thai, yang berarti “negara orang merdeka,” mencerminkan identitas nasional yang kuat.