3 Kisah Sejarah Paling Konyol yang Ternyata Benar-Benar Terjadi! Nomor 3 Bikin Geleng Kepala
Jateng – Banyak orang menganggap sejarah itu berat dan membosankan. Namun di balik peristiwa besar yang mengubah dunia, tersembunyi kisah-kisah kecil yang justru absurd, lucu, dan sulit dipercaya—kisah yang kerap terlewat dari buku sejarah.
Salah satunya terjadi di Kepulauan Banda. Pulau kecil bernama Run begitu berharga karena pala, sampai-sampai memicu perang antara Inggris dan Belanda. Konflik itu berakhir lewat Perjanjian Breda (31 Juli 1667), ketika Belanda menyerahkan New Netherland—wilayah yang kini menjadi New York, New Jersey, sampai Connecticut—demi mempertahankan Pulau Run dan Suriname. Keputusan itu kemudian mengubah peta awal sejarah Amerika Serikat.
Selain kisah pala yang membawa dampak global, berikut tiga peristiwa sejarah lain yang tak kalah konyol, mengutip sejumlah sumber, Kamis (4/12/2025):
1. "UFO" yang Sempat Bikin NASA Panik
Desember 1965, ketika Perang Dingin memanas, dua astronot AS, Wally Schirra dan Thomas Stafford, melaporkan objek misterius yang tampak mengorbit Bumi saat mereka berada dalam misi Gemini 6. Suara Stafford yang gelisah membuat Mission Control curiga apakah itu proyek rahasia Soviet… atau sesuatu yang jauh lebih aneh.
(Ternyata, objek tersebut kemudian diketahui bukan ancaman.)
2. Viking Menaklukkan Kota yang Salah
Dua pemimpin Viking, Bjorn dan Hastein, berambisi menyerbu Roma. Mereka memakai tipu muslihat: berpura-pura bahwa Hastein telah menjadi Kristen dan “sekarat” demi masuk kota untuk dimakamkan secara gerejawi. Saat peti dibuka, Hastein meloncat keluar dan pasukannya menyerbu.
Masalahnya? Kota yang mereka taklukkan bukan Roma, melainkan Luna, sebuah kota kecil di utara. Menyadari kesalahan itu, Hastein murka dan memerintahkan Luna dibakar habis.
3. Toilet yang Disangka Makam Prajurit Amerika
Tahun 1917, Kolonel George S. Patton mendengar laporan aneh dari wali kota desa Bourg, Prancis: katanya ada makam seorang prajurit Amerika yang tidak dilaporkan kepadanya. Setelah diperiksa, “makam” itu ternyata sebuah jamban lama yang tertimbun tanah, lengkap dengan tanda bertuliskan “Abandoned Rear” yang mirip salib.
Warga desa merawat “makam pahlawan” itu selama hampir 30 tahun. Patton tidak pernah memberitahu mereka bahwa yang dirawat bukan kuburan, melainkan WC tua.