Bikin Kaget! Inggris Masukkan Indonesia dalam Daftar Travel Warning, Benarkah Tak Aman untuk Wisata?
- (natanaelginting/freepik)
Jateng – Pemerintah Inggris melalui Foreign, Commonwealth & Development Office (FCDO) resmi menerbitkan peringatan perjalanan (travel warning) internasional untuk tahun 2026. Dalam rilis terbaru tersebut, Indonesia tercantum sebagai salah satu dari 55 negara yang masuk dalam daftar destinasi yang tidak sepenuhnya direkomendasikan untuk dikunjungi.
Mengacu pada laporan media Express yang terbit Sabtu (27/12) waktu setempat, seperti dikutip Antara, Selasa (30/12/2025), FCDO menilai wisatawan asal Inggris perlu meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat bepergian ke wilayah dengan aktivitas gunung api aktif di Indonesia.
Beberapa lokasi yang disorot antara lain kawasan sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki (NTT), Gunung Sinabung (Sumatra Utara), Gunung Marapi (Sumatra Barat), Gunung Semeru (Jawa Timur), Gunung Ruang (Sulawesi Utara), serta Gunung Ibu (Maluku Utara).
Meski demikian, Pemerintah Inggris menegaskan bahwa peringatan tersebut bersifat spesifik wilayah dan tidak berlaku untuk seluruh kawasan Indonesia.
Selain faktor geologi, FCDO juga mengingatkan wisatawan agar selalu memperhatikan aspek keamanan sebelum bepergian. Pelancong disarankan memastikan validitas paspor, perlindungan asuransi perjalanan, serta mengecek apakah destinasi tujuan telah dinyatakan aman berdasarkan panduan resmi Inggris.
FCDO menegaskan, bepergian ke wilayah yang masuk peringatan dapat berisiko pada pembatalan klaim asuransi dan keterbatasan bantuan dari pemerintah Inggris jika terjadi situasi darurat di luar negeri.
Daftar travel warning ini sebelumnya mencakup lebih dari 70 negara. Namun, setelah evaluasi ulang hingga Desember 2025, jumlahnya berkurang menjadi 55 negara dan wilayah.
Peringatan ini sering berlaku untuk daerah perbatasan, zona konflik, atau wilayah yang terkena dampak pemberontakan atau kejahatan serius.
Negara dan wilayah dapat ditambahkan ke daftar larangan perjalanan karena sejumlah alasan, termasuk konflik bersenjata, terorisme, kerusuhan sipil, bencana alam, atau peningkatan risiko penangkapan bagi warga negara asing.
Berikut Ini Daftar Negara yang Disarankan Tidak Dikunjungi Sama Sekali
- Afghanistan
- Belarus
- Burkina Faso
- Haiti
- Iran
- Mali
- Niger
- Rusia
- Sudan Selatan
- Suriah
- Yaman
Negara yang Disarankan Tidak Dikunjungi Kecuali untuk Kepentingan Penting
- Korea Utara
Negara yang Disarankan Menghindari Perjalanan ke Sebagian Wilayah
- Aljazair – wilayah perbatasan dengan Libya, Mauritania, Mali, Niger, dan Tunisia
- Armenia – perbatasan Armenia–Azerbaijan dan jalan M16/H26
- Azerbaijan – wilayah perbatasan dengan Armenia
- Benin – wilayah perbatasan utara
- Burundi – beberapa provinsi dan jalur utama tertentu
- Kamboja – radius 50 km dari perbatasan Thailand
- Kamerun – Bakassi Peninsula dan wilayah konflik
- Republik Afrika Tengah – kecuali ibu kota Bangui
- Chad – sejumlah provinsi dan wilayah perbatasan
- Kongo – wilayah perbatasan dengan Republik Afrika Tengah
- Pantai Gading – perbatasan dengan Burkina Faso dan Mali
- Republik Demokratik Kongo – wilayah timur dan perbatasan
- Djibouti – perbatasan Djibouti–Eritrea
- Mesir – perbatasan Libya dan Sinai Utara
- Eritrea – wilayah perbatasan darat
- Ethiopia – sejumlah wilayah konflik dan perbatasan
- Georgia – Ossetia Selatan dan Abkhazia
- India – perbatasan India–Pakistan dan Jammu-Kashmir
- Indonesia – area sekitar gunung api aktif
- Irak – sejumlah provinsi dan wilayah perbatasan
- Israel & Palestina – Gaza, sebagian Tepi Barat, dan Israel Utara
- Yordania – wilayah perbatasan Suriah
- Kenya – perbatasan Somalia dan pesisir timur
- Lebanon – sebagian besar wilayah Beirut dan sekitarnya
- Libya – seluruh wilayah kecuali Benghazi dan Misrata
- Mauritania – wilayah timur dan perbatasan Mali
- Moldova – Transnistria
- Mozambik – Provinsi Cabo Delgado
- Myanmar – sejumlah negara bagian konflik
- Nigeria – beberapa negara bagian dan wilayah sungai
- Pakistan – wilayah perbatasan Afghanistan
- Filipina – Mindanao dan Kepulauan Sulu
- Arab Saudi – perbatasan Yaman
- Somalia – sebagian besar wilayah
- Sudan – sebagian besar wilayah
- Thailand – wilayah selatan dan perbatasan Malaysia–Kamboja
- Togo – perbatasan Burkina Faso
- Tunisia – wilayah barat dan selatan
- Turki – perbatasan Suriah
- Ukraina – hampir seluruh wilayah
- Venezuela – wilayah perbatasan
- Sahara Barat – area dekat garis Berm.