4 Hujan Paling Ekstrem Sepanjang Sejarah: Ada yang Turunkan Kotoran hingga Bunuh 92 Orang

Ilustrasi hujan
Sumber :
  • VIVA

Jateng – Alam tak henti-hentinya menunjukkan kekuatannya melalui fenomena cuaca yang ekstrem dan terkadang sulit dipercaya. Dari langit tidak hanya turun air, tapi juga hal-hal yang sama sekali tidak terduga dan menimbulkan kerusakan besar.

img_title Waspada El Nino Godzilla! Anggota DPRD Jateng Ja’far Shodiq Peringatkan Ancaman Krisis Pangan dan Air

Berikut adalah catatan tentang beberapa fenomena "hujan" paling luar biasa hingga mematikan yang pernah tercatat dalam sejarah, merangkum sejumlah sumber, Jumat (23/1/2026):

1. HUJAN KOTORAN DI KANADA

img_title Fakta Gila di Balik Gerhana Bulan Malam Ini: Nyamuk Bakal Mengamuk hingga Mood Bisa Berubah Drastis!

Sebuah kejadian aneh dan menjijikkan terjadi di Kanada pada 9 Mei tahun lalu. Susan Allan, yang sedang mengemudi bersama anaknya, tiba-tiba mencium bau busuk yang ternyata berasal dari tetesan-tetesan seperti lumpur yang jatuh dari langit. Ilmuwan sempat kesulitan mengidentifikasi asal muasalnya, dan meski ada dugaan kuat itu adalah kotoran burung, tidak ada bukti pasti yang dapat mengonfirmasinya.

2. HUJAN TERLEBAT PER MENIT DI UNIONVILLE, AS

img_title Cuaca Hari Ini: Waspada Hujan dan Petir di Sejumlah Kota Besar

Unionville, Maryland, Amerika Serikat, memegang rekor dunia untuk curah hujan terberat per menit. Pada 4 Juli 1956, hujan turun dengan intensitas 31,2 milimeter hanya dalam satu menit. Sebagai perbandingan, curah hujan deras di daerah subtropis seperti Hong Kong biasanya mencapai 70 milimeter per jam.

3. HUJAN TERDERAS DALAM 24 JAM DI FOC-FOC

Rekor hujan terderas dalam periode 24 jam dipegang oleh Foc-Foc, sebuah pulau di Samudera Hindia, saat terdampak Siklon Denise pada 7-8 Januari 1966. Selama satu hari penuh, curah hujan yang tercatat mencapai angka yang nyaris tak terbayangkan: 1.825 milimeter.

4. HUJAN ES MEMATIKAN DI BANGLADESH

Bencana hujan es terburuk dalam sejarah terjadi di Gopalganj, Bangladesh, pada 14 April 1986. Bongkahan es yang jatuh memiliki berat yang luar biasa, masing-masing mencapai 1,02 kilogram. Fenomena alam yang mengerikan ini menyebabkan korban jiwa sebanyak 92 orang.