9 Makanan Khas Ramadan dari Berbagai Negara, dari Kolak Indonesia sampai Harees Arab Saudi
- (Freepik)
Jateng – Bulan Ramadan selalu identik dengan keistimewaan, termasuk dalam hal kuliner. Di berbagai belahan dunia, umat Muslim memiliki hidangan khas yang disajikan saat sahur dan berbuka puasa. Setiap negara punya cara unik untuk merayakan momen ini melalui cita rasa yang kaya dan tradisi turun-temurun.
Selama Ramadan, umat Muslim menjalankan ibadah puasa diawali dengan santap sahur sebelum subuh dan diakhiri dengan berbuka puasa atau iftar saat matahari terbenam di malam hari. Momen sahur dan berbuka puasa diwarnai oleh ragam sajian khas, mulai dari hidangan berkuah gurih hingga makanan manis yang menjadi ciri khas Ramadan di berbagai negara.
Penasaran apa saja hidangan istimewa itu? Melansir dari berbagai sumber yang dikutip dari Antara, Senin (2/3/2026), berikut aneka makanan khas Ramadan dari sejumlah negara:
1. Harira - Maroko: Sup Hangat Pembuka Iftar
Di Maroko, Iftar tak lengkap tanpa Harira, sup lembut berbahan dasar tomat yang dipenuhi lentil, kacang arab, dan sering kali sedikit daging kambing. Biasanya disajikan dengan Chebakia (kue wijen bersiram madu) dan kurma. Sementara saat sahur, makanan yang disajikan biasanya lebih ringan, terdiri dari roti dengan telur, yoghurt, teh mint, serta madu atau minyak zaitun.
2. Mahshy - Mesir: Sayuran Isi yang Menggoda
Di Mesir, sajian saat iftar biasanya ada Mahshy, hidangan yang terdiri dari sayuran yang diisi dengan campuran nasi berbumbu. Iftar juga dimulai dengan sup, sering kali sup bihun atau lentil. Lalu hadir mezze seperti daun anggur isi dan aneka saus celup. Hidangan utama bisa berupa Koshar (campuran nasi, lentil, pasta, dan saus tomat) atau Molokhia, semur daun hijau. Makanan penutup seperti Kunafa dan Qatayef sangat populer dan hampir identik dengan Ramadan. Saat sahur, Ful Medames biasanya disajikan dengan roti baladi. Hidangan ini tinggi protein dan mengenyangkan.
3. Fattoush dan Mansaf - Yordania dan Lebanon: Segar dan Istimewa
Di Yordania dan Lebanon, Iftar sering diawali dengan salad Fattoush yang segar, yakni potongan roti goreng renyah. Serta diikuti hidangan besar Mansaf yang merupakan hidangan berupa daging kambing dimasak dalam yoghurt fermentasi. Perpaduan rasa yang kaya dan unik!