Viral! Bisnis Cuan Jasa Suruh Semarang, Disuruh Bangunin Orang hingga Kubur Kucing dan Dibayar
- Viva/Kenny Putra
Jateng – Berawal dari keisengannya di waktu dini hari, sebuah bisnis Jasa Suruh Semarang yang dijalankan BOIM Syahputra melalui akun TikTok @semarangjasasuruh tercipta dan kemudian viral. Kala itu, sekitar pukul 01.00 WIB, saat sedang menikmati kopi dan berselancar di TikTok, ia menemukan layanan serupa dari daerah lain dan melihat peluang untuk mengembangkannya di Semarang.
"Modal awalnya cuma bikin email dan akun TikTok Jasa Suruh Semarang @semarangjasasuruh," ujar Boim, Selasa (18/11/2025) malam mengutip sejumlah sumber.
Dimulai pada Juli 2025 dengan mengunggah konten pertama, order awal ternyata langsung datang dari seorang mahasiswa yang memesan jasa pengiriman buket. Perkembangan bisnisnya pun terbilang pesat. Dari yang awalnya ditangani sendiri, kini Boim sudah dibantu lima anggota aktif dengan puluhan calon mitra yang mendaftar setiap harinya.
Dalam operasional sehari-hari, Jasa Suruh Semarang melayani 5–30 order dengan tarif mulai Rp20 ribu. Lebih dari 30 jenis permintaan pernah ditangani, mulai dari membeli cilok, mengambil dokumen, mendorong motor mogok, membersihkan rumah, hingga jasa teman jalan, memantau kegiatan, dan menemani wisata ke Ambarawa dan Salatiga. Mayoritas pelanggannya berasal dari kalangan pekerja dan mahasiswa perantau.
"Orang Semarang itu sibuk semua. Slogan saya, 'Waktu Anda berharga, biar kami yang bekerja'," ucap Boim.
Tak hanya melayani kebutuhan fisik, Boim juga kerap menjadi tempat curhat klien yang menghadapi masalah pribadi, seperti menemani seseorang yang kesepian di rumah sakit. Baginya, aspek emosional kerap sama pentingnya dengan tugas utama.
Meski begitu, tidak semua pengalaman berjalan mulus. Boim pernah mengalami kerugian akibat order fiktif saat diminta membeli makanan senilai hampir Rp200 ribu, namun klien menghilang saat ia tiba di lokasi. "Shareloc dihapus, kontak diblok. Saya sampai melongo di jalan bawa makanan," keluhnya.
Pengalaman lain termasuk permintaan mengambil SKCK tanpa surat kuasa yang gagal, dengan klien yang tak mau mengganti ongkos bensin. Ada juga cerita unik saat ia diminta menguburkan kucing, namun pemiliknya berulang kali meminta jasadnya kembali sebelum akhirnya ikhlas.
Bahkan, ia pernah dibayar hanya untuk membangunkan seseorang via telepon.