Candi-Candi Indah di Jawa Tengah Ini Pantas Masuk Bucket List Kamu, Nomor 1 Ternyata Mirip Piramida Kuno di Meksiko
- vivanews
Jateng – Wilayah Jawa Tengah memang tidak seluas Jawa Barat ataupun Jawa Timur—hanya sekitar 32.548 km². Namun, provinsi yang dikenal dengan budaya tata krama ini justru menyimpan kekayaan wisata sejarah yang luar biasa. Selain Candi Borobudur yang sudah mendunia, masih banyak candi cantik lainnya yang menawarkan keunikan arsitektur dan cerita masa lalu.
Jika kamu pencinta sejarah dan budaya, mengunjungi candi-candi di Jawa Tengah bisa jadi petualangan seru. Berikut deretan candi indah yang pesonanya tak kalah dari Borobudur, mengutip Traveloka.com, Jumat (5/12/2025):
1. Candi Sukuh
Terletak di Desa Berjo, Karanganyar, Candi Sukuh langsung mencuri perhatian dengan bentuknya yang tidak biasa. Alih-alih mengikuti gaya candi Hindu atau Buddha pada umumnya, bangunan ini justru menyerupai piramida Chichen Itza di Meksiko. Relief-reliefnya yang menggambarkan simbol kesuburan membuat candi ini semakin unik.
Berlokasi di lereng Gunung Lawu, udara sejuk dan panorama hijau pun menjadi bonus tersendiri. Dari pusat Karanganyar, jaraknya sekitar 20 km, sementara dari Surakarta sekitar 36 km.
Di lereng Gunung Ungaran, Semarang, berdirilah kompleks Candi Gedong Songo yang dibangun pada abad ke-9. Namanya berasal dari kata “gedong” (bangunan) dan “songo” (sembilan), meski kini hanya beberapa yang tersisa.
Selain nilai historis, tempat ini juga populer dengan berbagai spot foto seperti balon udara raksasa hingga sangkar estetik. Wisata kuda di sekitar area candi pun menjadi pengalaman tambahan yang menyenangkan.
Candi Plaosan di Bugisan, Klaten, sering disebut sebagai candi terindah setelah Prambanan. Dibangun pada pertengahan abad ke-9, candi ini dipercaya sebagai simbol kisah cinta Rakai Pikatan dan Pramodawardhani—sebuah wujud toleransi budaya di masa itu.
Kompleksnya terdiri dari Plaosan Lor dan Plaosan Kidul yang dikelilingi halaman luas dan rumput hijau, menciptakan suasana tenang. Dari Yogyakarta, jaraknya sekitar 20 km.
Candi Pringapus berdiri kokoh sejak tahun 852 M di Desa Pringapus, Temanggung. Kehalusan ukiran batu di candi ini menjadi daya tarik utama karena menunjukkan tingginya seni pahat di masa itu. Di area kompleks, terdapat kolam yang tak pernah kering meski musim kemarau.