Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemprov Perbanyak Job Fair Untuk Fresh Graduate

Wakil Ketua DPRD Jateng Muhammad Saleh
Sumber :
  • Istimewa

Jateng – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendorong Pemprov Jawa Tengah untuk memperbanyak penyelenggaraan bursa kerja atau job fair guna membuka peluang yang lebih luas bagi lulusan baru atau fresh graduate.

img_title Komisi E DPRD Jateng Usulkan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal demi Jamin Kesejahteraan Warga

Menurutnya, keberadaan job fair merupakan salah satu langkah konkret yang dapat menjembatani para pencari kerja dengan dunia industri dan perusahaan. Setiap tahun, lulusan perguruan tinggi di Jawa Tengah terus meningkat. 

“Pemerintah perlu hadir dengan program nyata, salah satunya memperbanyak job fair, sehingga mereka punya akses langsung terhadap informasi lowongan kerja,” kata dia.

img_title Setya Arinugroho Minta Lapangan Kerja Formal di Jateng Diperluas

Ia menilai, masih banyak lulusan baru yang kesulitan mendapatkan pekerjaan bukan karena tidak memiliki kompetensi, tetapi karena minimnya akses informasi terkait kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor.

Dengan adanya job fair, para pencari kerja bisa berinteraksi langsung dengan perusahaan, sekaligus mendapatkan gambaran mengenai kualifikasi dan keterampilan yang dibutuhkan.

img_title Bukan Sekadar Agenda Tahunan, Setya Arinugroho Minta Job Fair Banyumas Diikuti Evaluasi Pasca-Acara

“Job fair tidak hanya mempertemukan pencari kerja dan pemberi kerja, tetapi juga menjadi sarana edukasi. Para fresh graduate bisa mengetahui perkembangan pasar tenaga kerja sekaligus menyesuaikan keterampilannya dengan kebutuhan industri,” ucap Saleh.

Wakil Ketua DPRD Jateng Muhammad Saleh

Photo :
  • Istimewa

Ketua DPD Golkar Jawa Tengah tersebut juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan perguruan tinggi dalam menghadapi tantangan ketenagakerjaan.

Menurut Saleh, penyelenggaraan job fair bisa dilakukan secara rutin, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, dengan melibatkan perusahaan skala besar maupun UMKM.

“Jika dilakukan secara masif, saya yakin angka pengangguran bisa ditekan. Lebih dari itu, *job fair* juga akan mendorong terciptanya ekosistem ketenagakerjaan yang lebih sehat dan produktif,” jelasnya.

“Kita harus memastikan para lulusan tidak hanya menunggu, tetapi punya kesempatan yang nyata untuk segera bekerja dan berkontribusi bagi pembangunan daerah,” imbuh Saleh.