Cuaca Ekstrem Mengintai, Gubernur Luthfi Ingatkan Kepala Daerah Siaga Bencana Selama Nataru
- Dok Jateng
Jateng – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengimbau seluruh kepala daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru). Ia menegaskan, kehadiran kepala daerah di wilayah masing-masing sangat penting untuk memastikan situasi tetap kondusif sekaligus memberikan arahan cepat bila muncul kondisi darurat.
“Selain memantau langsung agar wilayah tetap kondusif, keberadaan kepala daerah memungkinkan arahan cepat jika terjadi kejadian mendesak,” ujar Luthfi dikutip dari Antara, Selasa (9/12/2025).
Luthfi menyebut, perkiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan potensi hujan dengan intensitas tinggi masih cukup besar. Karena itu, ia meminta seluruh bupati dan wali kota meningkatkan mitigasi bencana di daerah masing-masing.
“Kesiapsiagaan ini sangat penting, apalagi kita memasuki periode Nataru yang rawan. Saya berharap kejadian seperti di Cilacap dan Banjarnegara tidak terulang kembali,” tegasnya.
Menurut Luthfi, penanganan bencana sudah memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) yang harus dijalankan secara disiplin. Setiap kepala daerah, kata dia, wajib menerapkan SOP begitu status tanggap darurat ditetapkan.
“Pada saat tanggap darurat maka yang dilakukan adalah membentuk Satgas,” tuturnya.
Luthfi menegaskan, seluruh kepala daerah di wilayah Jateng dilarang meninggalkan daerahnya selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Ketentuan tersebut, kata dia, mengacu pada surat edaran Menteri Dalam Negeri yang mewajibkan para kepala daerah tetap berada di wilayah tugas hingga rangkaian Tahun Baru selesai.
“Surat edaran dari Menteri Dalam Negeri untuk tidak meninggalkan tempat selama Nataru itu ada. Berlaku sampai selesai Tahun Baru,” kata dia.