Semarang Diserbu Pelari Dunia! 2.760 Peserta Ramaikan Semarang 10K 2025
- (Antara/Bank bjb)
Jateng – Ajang lari Semarang 10K 2025 sukses menyedot perhatian ribuan pecinta olahraga. Tak kurang dari 2.760 pelari dari dalam dan luar negeri tumpah ruah memadati Kota Semarang, menjadikan event ini salah satu pesta lari paling meriah tahun ini.
Corporate Secretary Bank bjb Herfinia menyebut ajang ini tak sekadar lomba lari, tetapi juga motor penggerak sport tourism dan ekonomi lokal.
"Sebagai mitra perbankan resmi, Bank bjb mendukung kegiatan ini melalui penyediaan layanan perbankan, termasuk fasilitas transaksi nontunai serta layanan informasi produk di area race village untuk menunjang kebutuhan peserta dan pengunjung," kata Herfinia seperti dikutip dari Antara, Rabu (17/12/2025).
Sejak pagi hari, peserta memadati area start dan berlari menyusuri rute ikonik yang melintasi Kota Lama hingga pusat Kota Semarang. Jalur tersebut menghadirkan panorama bangunan bersejarah yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelari.
Lomba dibuka secara resmi dengan pengibaran bendera start oleh Direktur Bisnis Harian Kompas Lukminto Wibowo, Direktur Pengganti Direktur Utama Bank bjb Ayi Subarna, Direktur Konsumer dan Ritel Bank bjb Nunung Suhartini, serta Direktur Keuangan Bank Bjb Hana Dartiwan
Dikenal memiliki lintasan yang relatif datar dan steril, Semarang 10K menjadi ajang favorit bagi pelari untuk mencetak catatan waktu terbaik. Penyelenggaraan lomba juga didukung sistem pengamanan rute, titik hidrasi, serta panduan arah yang memadai, ditambah antusiasme warga di sepanjang lintasan.
Tak hanya olahraga, kemeriahan juga terasa di race village yang diramaikan aktivitas komunitas dan pelaku UMKM lokal. UMKM binaan Bank bjb menyajikan aneka kuliner dan produk khas Semarang yang diserbu peserta usai lomba.
Salah satu peserta asal Bandung, Rizal, mengaku puas dengan jalannya acara. Ia menilai rute lomba menarik dengan suasana yang meriah serta fasilitas yang memadai di sepanjang jalur.
Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas Adi Prinantyo mengungkapkan, dari sekitar 3.000 pelari terdaftar, sebanyak 2.760 peserta tercatat mengikuti start dengan tingkat kegagalan finis di bawah 0,5 persen.
Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Semarang Budi Prakosa menilai Semarang 10K sejalan dengan visi pemerintah kota untuk membangun citra Semarang sebagai kota yang sehat, bersih, berdaya saing, serta terbuka bagi kegiatan berskala nasional dan internasional.