10 Kuliner Khas Jawa Tengah yang Wajib Dicicipi Saat Liburan Tahun Baru, Nomor 4 Bikin Nagih!

Nasi Megono di Mlinjo Resto
Sumber :
  • instagram @jonyrahardja

JatengLiburan ke Jawa Tengah (Jateng) rasanya belum lengkap kalau hanya berburu destinasi wisata tanpa mencicipi kuliner khasnya. Provinsi ini bukan cuma kaya panorama alam dan sejarah, tetapi juga menyimpan ragam sajian tradisional dengan cita rasa otentik yang sulit dilupakan.

img_title Jadikan Orientasi Sektor Pembangunan Pariwisata ke Arah Ekonomi Warga

Setiap daerah di Jawa Tengah memiliki makanan khas yang bukan sekadar mengenyangkan, melainkan juga sarat nilai budaya dan sejarah. Tak heran, wisata kuliner menjadi agenda wajib bagi banyak pelancong yang ingin menikmati liburan secara menyeluruh—dari rasa hingga cerita di balik setiap hidangan.

Mengutip visitjawatengah.jatengprov.go.id, Jumat (2/1/2026), berikut ini 10 kuliner khas Jawa Tengah dari berbagai daerah yang layak masuk daftar buruan saat liburan Natal dan Tahun Baru.

img_title Komisi E DPRD Jateng Usulkan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal demi Jamin Kesejahteraan Warga

1. Mangut Beong – Borobudur, Magelang

Kuliner khas Borobudur ini terkenal dengan perpaduan ikan beong goreng yang garing dan kuah santan berbumbu rempah seperti lengkuas, kunyit, serai, daun salam, ketumbar, merica, dan daun jeruk.

img_title Setya Arinugroho Desak Transparansi Data DTSEN dan Perketat Validasi Penerima KIP Kuliah

Harga per porsi berkisar Rp20.000–Rp50.000, tergantung ukuran ikan yang disajikan.

2. Sate Buntel – Surakarta

Salah satu ikon kuliner Solo yang tak boleh dilewatkan. Sate buntel terbuat dari daging kambing giling yang dibungkus lemak, lalu dibakar hingga harum.

Disajikan bersama sambal kecap, kol, tomat, bawang merah, dan jeruk nipis.

Harga bervariasi, mulai Rp14.000 hingga Rp80.000 per porsi.

3. Tiwul – Wonogiri

Wonogiri dikenal sebagai Kota Gaplek, dan tiwul adalah bukti kekayaan kuliner berbahan singkong. Makanan ini dibuat dari tepung gaplek yang dikukus hingga berbutir dan lembut.

Rasanya sederhana namun khas, dengan harga sangat ramah di kantong, sekitar Rp10.000–Rp12.500 per porsi.

4. Lontong Dekem – Pemalang

Kuliner berkuah santan kuning ini berisi irisan lontong, serundeng kelapa, kerupuk remuk, dan bawang goreng.

Nama “dekem” berasal dari cara makannya yang awalnya digelar di alas.

Harga per porsi umumnya berkisar Rp10.000–Rp14.000.

5. Kelo Mrico – Rembang

Pecinta pedas wajib mencoba hidangan khas Rembang ini. Kelo mrico berbahan dasar ikan segar dengan kuah kuning kaya rempah dan dominasi rasa merica.

Halaman Selanjutnya
img_title