3 Senjata Pusaka Jawa Tengah, Nomor 3 Senjata Rahasia Para Wanita Jawa yang Mematikan!

keris, ilustrasi keris.
Sumber :
  • (Rijksmuseum/wiipedia)

Jateng – Warisan budaya Indonesia menyimpan banyak kekayaan, salah satunya adalah senjata tradisional yang penuh makna. Di Jawa Tengah (Jateng), senjata tidak hanya berfungsi sebagai alat pertahanan, tetapi juga merupakan perwujudan nilai-nilai filosofis, spiritual, dan identitas budaya yang telah dijaga turun-temurun.

img_title Semarak Harlah PKB Jawa Tengah, Ini Rangkaian Acaranya

Mari kita telusuri keunikan dan kedalaman makna dari beberapa senjata tradisional khas Jawa Tengah yang paling ikonik.

Senjata tradisional Jawa Tengah jauh lebih dari sekadar alat perang atau berburu. Setiap bilah, lekuk, dan hiasannya merupakan kanvas yang merekam sejarah, kepercayaan, serta ketinggian seni para empu (pembuatnya). Senjata-senjata ini adalah simbol status, penjaga tradisi, dan benda pusaka yang dirawat dengan penuh hormat.

img_title Optimalkan Waduk untuk Menghadapi Ancaman Kekeringan

Berikut tiga senjata tradisional utama dari Jawa Tengah yang penting untuk diketahui, mengutip sejumlah sumber, Jumat (9/1/2026):

1. Keris: Mahakarya yang Dihormati

img_title Serap Aspirasi di Desa Waru, Anggota DPRD Jateng Soroti Kesetaraan Lapangan Kerja bagi Disabilitas

Keris adalah mahakarya budaya Indonesia yang diakui UNESCO. Senjata ini terbuat dari berbagai logam, dengan desain yang khas, baik lurus (dapur lurus) maupun berlekuk (dapur luk) dengan jumlah lekukan yang umumnya ganjil.

Struktur: Terdiri dari tiga bagian utama: wilah (bilah), warangka (sarung), dan ukiran (gagang).

Makna & Fungsi: Keris merupakan simbol identitas, kebijaksanaan, dan kekuatan spiritual. Pada masa kerajaan seperti Majapahit dan Mataram Islam, keris menjadi benda penting yang melambangkan kekuasaan dan kewibawaan.

Pembuatan & Perawatan: Proses penempaannya dilakukan oleh seorang empu yang tidak hanya ahli logam tetapi juga diyakini memiliki pengetahuan spiritual. Keris termasuk dalam kategori tosan aji (benda logam yang dihormati) sehingga perawatannya dilakukan dengan ritual khusus.

Fungsi Masa Kini: Saat ini, keris lebih sering berfungsi sebagai aksesori wajib dalam busana adat pria Jawa (dhodhong) dan sebagai benda koleksi bernilai seni dan sejarah yang tinggi.

2. Kujang: Simbol Kekuatan dan Keadilan

Kujang dikenal dengan bilahnya yang khas, melengkung di bagian ujung dengan gagang yang relatif pendek. Meski lebih identik dengan tanah Sunda (Jawa Barat), kujang juga memiliki tempat dalam budaya masyarakat Jawa Tengah, terutama di wilayah perbatasan atau yang memiliki akulturasi budaya.

Halaman Selanjutnya
img_title