Biang Kerok Dugaan Keracunan Massal di SMA Negeri 2 Kudus Terungkap, Ini Dia Penyebabnya

Ambulans.
Sumber :
  • (Freepik)

Jateng – Dugaan keracunan massal yang menimpa ratusan siswa SMA Negeri 2 Kudus mulai menemukan titik terang. Pemerintah Kabupaten Kudus memastikan bahwa sampel makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Purwosari 01 terbukti mengandung bakteri Escherichia coli (E. coli) berdasarkan hasil uji laboratorium.

img_title Tumbuhkan Ekonomi Desa Melalui Ekosistem MBG, Ini Strategi Jateng

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kudus, Abdul Hakam, mengatakan hasil tersebut diperoleh dari pemeriksaan sampel makanan yang dikirim ke Balai Laboratorium Kesehatan (BLK) Semarang.

“Dalam pengujian di BLK Semarang ada dua jenis pemeriksaan, yaitu bakteriologis dan kimia. Hasil pemeriksaan bakteriologis sudah keluar dan terdeteksi adanya E. coli,” ujar Abdul Hakam di Kudus, Senin 9 Februari 2026.

img_title Mohammad Saleh Dampingi Menteri Wihaji di Purworejo, Pastikan Program MBG  Ibu Hamil dan Balita Tepat Sasaran

Ia menjelaskan, uji bakteriologis dilakukan untuk mengidentifikasi jenis bakteri serta dampaknya terhadap kesehatan, sedangkan uji kimia bertujuan menganalisis kandungan non-bakteri seperti unsur kimia dalam air dan makanan.

“Untuk pemeriksaan kimia, hasilnya baru diinformasikan keluar hari ini,” tambahnya yang dikutip dari Antara.

img_title Pemerintah Perkuat Kontrol MBG untuk Lindungi Ibu dan Balita

Diduga Akibat Proses Pengolahan Makanan

Menurut Abdul Hakam, keberadaan bakteri E. coli dalam makanan dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari proses memasak yang tidak sempurna, pencucian bahan makanan yang kurang higienis, hingga penggunaan air yang kualitasnya tidak memenuhi standar kesehatan.

Sebagai tindak lanjut, tim Badan Gizi Nasional (BGN) telah turun langsung ke lokasi SPPG Purwosari 01 untuk melakukan intervensi dan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengolahan makanan.

Distribusi MBG Dihentikan Sementara

Sampel makanan dikirim ke BLK Semarang pada Kamis (29/1), bertepatan dengan munculnya laporan dugaan keracunan pada 131 siswa. Pasca-kejadian tersebut, pihak sekolah memutuskan untuk menghentikan sementara penerimaan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) dari SPPG Purwosari 01.

Kronologi kejadian bermula pada Rabu (28/1) ketika siswa, guru, dan tenaga kependidikan SMA Negeri 2 Kudus menerima paket menu MBG berupa soto ayam suwir. Sehari kemudian, keluhan kesehatan mulai bermunculan.

Sejumlah siswa dan guru mengeluhkan gejala mual, muntah, hingga pusing kepala.

Karena jumlah korban terus bertambah, Pemkab Kudus bersama TNI dan Polri bergerak cepat dengan mengerahkan armada ambulans untuk mengevakuasi para siswa ke fasilitas kesehatan.

Halaman Selanjutnya
img_title