Warga Semarang Siap-Siap Payung! BMKG Sebut Hujan Masih Mendominasi

Ilustrasi hujan
Sumber :
  • Pixabay

Jateng – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di berbagai wilayah Indonesia hari ini, Kamis (19/2/2026) didominasi hujan ringan hingga hujan sedang. Kondisi ini terjadi seiring Indonesia yang masih berada pada puncak musim hujan Januari–Februari. 

img_title Puncak Kekeringan Diprediksi Agustus-September, BMKG Ungkap Strategi Jaga Waduk Tetap Aman

Prakirawan BMKG, Ina Indah H., dalam siaran daring dari Jakarta menyampaikan bahwa sejumlah kota besar di Pulau Sumatera berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan sampai sedang.

Wilayah tersebut meliputi Aceh, Medan, Pekanbaru, Padang, Tanjung Pinang, Jambi, Bengkulu, Palembang, hingga Lampung.

img_title Di Tengah Kemarau, BMKG Ingatkan Hujan Lebat Masih Mengancam di Beberapa Daerah

Sementara itu, untuk Pulau Jawa, pola hujan serupa juga diprediksi terjadi di beberapa kota besar.

"Untuk Pulau Jawa, hujan ringan hingga sedang terjadi di Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya," katanya yang dikutip dari Antara.

img_title Saat Daerah Lain Mengering, Wilayah di Jateng Selatan Ini Masih Diguyur Hujan

Indonesia Masih di Puncak Musim Hujan

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menegaskan bahwa saat ini Indonesia masih berada dalam periode puncak musim hujan.

“Yang pertama perlu kami sampaikan bahwa saat ini kita masih berada di puncak musim hujan pada Januari – Februari, kemudian akan melandai. Namun hujan dengan intensitas tinggi ini masih terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia,” ujarnya.

BMKG memprediksi curah hujan pada Februari 2026 secara umum berada pada kategori rendah hingga tinggi. Namun, beberapa daerah berpotensi mengalami hujan dengan kategori sangat tinggi, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Selatan.

Memasuki Maret 2026, intensitas hujan diperkirakan berada pada kategori menengah hingga tinggi. Potensi hujan sangat tinggi diprediksi terjadi di Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, dan Papua Tengah.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, termasuk hujan lebat yang dapat memicu banjir, longsor, dan gangguan aktivitas harian.

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, meminta masyarakat tidak lengah menghadapi puncak musim hujan.

Ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan saluran air serta tidak membuang sampah sembarangan guna meminimalkan risiko banjir saat hujan deras mengguyur.

Pemkot Semarang, lanjutnya, juga terus melakukan normalisasi drainase dan memastikan pompa air berfungsi optimal untuk mengantisipasi curah hujan tinggi dalam beberapa pekan ke depan.

Halaman Selanjutnya
img_title