Realisasi Investasi Jateng Tembus Rp 48,5 T, Serap 213 Ribu Tenaga Kerja
- Istimewa
Jateng – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Tengah mencatat realisasi investasi Semester I 2026 mencapai Rp 48,55 triliun. Angka ini memenuhi 48,9 persen dari target tahunan sebesar Rp 99,09 triliun.
Kepala DPMPTSP Jateng, Sakina Rosellasari, menyatakan pertumbuhan tetap positif meski di tengah gejolak geopolitik global. Kinerja Investasi Triwulan II Naik SignifikanRealisasi Triwulan I: Rp 23,02 triliun.
Realisasi Triwulan II: Rp 25,53 triliun. Persentase Kenaikan: Tumbuh 10,88 persen dibanding triwulan sebelumnya.
Dominasi Modal Asing dan Serapan Tenaga KerjaPenanaman Modal Asing (PMA): Rp 25,92 triliun atau 53,4 persen dari total investasi.
Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN): Rp 22,62 triliun atau 46,6 persen.Total Proyek: Terealisasi melalui 55.989 proyek sepanjang Januari–Juni.
Serapan Tenaga Kerja: Berhasil menyerap 213.217 pekerja.Lima Daerah dengan Investasi TertinggiKota Semarang: Rp 6,57 triliun (Serapan tenaga kerja terbesar: 33.900 orang).
Kabupaten Kendal: Rp 6,56 triliun.Kabupaten Batang: Rp 6,11 triliun. Kabupaten Temanggung: Rp 4,58 triliun. Kabupaten Demak: Rp 3,34 triliun.
Secara akumulatif, tren investasi di Jawa Tengah dalam lima tahun terakhir (2021 hingga pertengahan 2026) terus menunjukkan peningkatan. DPMPTSP Jateng optimistis target tahunan akan tercapai pada semester kedua.