Jangkau 109 Ribu Warga, Setya Arinugraha Minta Layanan Dokter Spesialis Keliling Terus Disempurnakan
- Istimewa
Jateng – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah mendorong pemerintah daerah untuk terus memperkuat cakupan dan ketersediaan peralatan medis dalam program Dokter Spesialis Keliling (Speling). Tingginya angka warga yang memanfaatkan layanan kesehatan gratis ini dinilai menjadi bukti nyata besarnya kebutuhan fasilitas medis spesialis masyarakat, khususnya di tingkat desa dan kecamatan.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Setya Arinugroho, menyampaikan bahwa skema pelayanan medis langsung ke desa mampu memangkas hambatan jarak dan biaya yang selama ini dialami masyarakat. Kendati demikian, evaluasi berkala mengenai kesiapan dokter maupun ketersediaan sarana pendukung di lapangan tetap menjadi kunci keberlanjutan program.
"Masyarakat di desa sering kali kesulitan mendapatkan pemeriksaan spesialis karena lokasi rumah sakit yang jauh di pusat kota dan biayanya tidak sedikit. Melalui program Speling, akses itu dipotong langsung. Tugas kami di DPRD adalah memastikan anggaran serta regulasinya siap agar pelayanan ini berjalan konsisten dan peralatan medis yang dibawa semakin lengkap," kata Setya Ari.
Setya Ari menilai pelaksanaan program Speling di Kabupaten Banyumas berjalan baik dan menunjukkan peningkatan yang signifikan. Penilaian tersebut sejalan dengan tingginya pemanfaatan layanan kesehatan gratis oleh masyarakat di Klinik NU Medika Cilongok, Sabtu (4/7/2026). Dalam kegiatan itu, warga menerima penanganan medis dari dokter spesialis RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo dan tenaga kesehatan setempat, mulai dari konsultasi poli umum, poli gigi, rawat jalan, cek gula darah, kolesterol, hingga rontgen paru-paru.
Wakil Ketua DPRD Jateng Setya Arinugraho
- Istimewa
Tingginya antusiasme masyarakat terhadap layanan medis spesialis juga terlihat dalam pelaksanaan program Speling oleh RSUD Banyumas di Desa Sirau, Kecamatan Kemranjen, Kamis (16/7/2026). Kegiatan yang baru pertama kali digelar di wilayah Kemranjen tersebut menyedot perhatian warga yang ingin memanfaatkan akses pemeriksaan gratis secara langsung di desanya.
Dipimpin oleh Wakil Direktur Pelayanan RSUD Banyumas, dr. Novita Sabjan, M.M., tim medis menerjunkan empat layanan spesialis—meliputi spesialis paru, bedah anak, jiwa, serta kebidanan dan kandungan (obgyn). Pelayanan medis ini diserbu warga karena ditunjang fasilitas pemeriksaan USG, fisioterapi, rontgen, hingga layanan farmasi yang disiapkan untuk tidak kurang dari 100 warga sasaran.