AHY Ungkap Skala Dahsyat Bencana Aceh–Sumatra: 52 Daerah Rusak, Setara Pulau Jawa!
- ANTARA/Harianto
Jateng – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk dunia usaha, untuk meningkatkan penyaluran bantuan bagi korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ia menegaskan skala bencana kali ini luar biasa besar, dengan total 52 kabupaten/kota terdampak—luasnya setara Pulau Jawa.
“Total terdapat 52 kabupaten/kota yang mengalami kerusakan, jika digabungkan setara dengan luas Pulau Jawa. Karena itu, partisipasi dan bantuan ini sangat berarti bagi warga terdampak,” ujar AHY saat melepas bantuan kemanusiaan di Tangerang, Jumat (12/12/2025).
AHY menjelaskan bahwa banjir bandang dan longsor dipicu oleh Siklon Tropis Senyar, fenomena cuaca yang menurutnya tidak lazim muncul di Indonesia. “Siklon tropis seperti ini biasanya hanya terjadi di wilayah Filipina hingga Taiwan,” katanya dikutip dari Antara.
Dari laporan pemerintah, Aceh mencatat 18 wilayah terdampak dari total 23 kabupaten/kota. Di Sumatera Utara, bencana meluas ke 18 dari 33 kabupaten/kota. Sementara di Sumatera Barat, 16 dari 19 kabupaten/kota ikut terdampak. Total keseluruhan mencapai 52 wilayah.
Kondisi di lapangan sangat memprihatinkan. Hingga hari ini tercatat 995 orang meninggal dunia, lebih dari 226 orang masih hilang, sekitar 5.400 warga terluka, dan lebih dari satu juta jiwa harus mengungsi.
AHY menegaskan pemerintah pusat bersama pemerintah daerah terus bekerja sejak hari pertama bencana. “Sejak hari pertama kami berada di lokasi. Upaya penanganan, mulai dari rehabilitasi hingga rekonstruksi, terus berjalan,” ujarnya.
Akses Terputus, Distribusi Bantuan Tersendat
Sejumlah titik terdampak sulit dijangkau akibat jalan terputus dan jembatan yang rusak berat. Kondisi ini membuat distribusi logistik kerap tersendat dan membutuhkan upaya ekstra.
“Mari kita kawal agar bantuan yang sudah dipersiapkan benar-benar tiba di lokasi, aman, dan dapat segera didistribusikan kepada warga terdampak,” tegas AHY.
Pemerintah kembali menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak. Dengan cakupan wilayah terdampak yang begitu luas dan jumlah pengungsi yang besar, solidaritas nasional menjadi kunci percepatan pemulihan.