Mentan Amran Gas Hilirisasi Ayam: Peternak Sejahtera, Negara akan Kuat

Mentan Amran Sulaiman dialog bersama petani Konawe
Sumber :
  • Kementan

Jateng – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan pengembangan hilirisasi ayam terintegrasi di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan peternak, memperkuat rantai pasok unggas nasional, serta menekan biaya produksi dari hulu hingga hilir.

img_title Amran Ungkap Jurus Jaga Harga Beras, 1 Juta Ton Cadangan Sudah Dilepas ke Pasar

Mentan menyatakan program tersebut dirancang untuk memberikan keuntungan langsung bagi peternak sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

“Program hilirisasi ayam terintegrasi, salah satunya di Kabupaten Bone, akan memberikan keuntungan langsung bagi peternak dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Amran di Jakarta, Minggu 18 Januari 2026.

img_title Mentan Amran: Pendapatan Petani Naik Lebih Cepat dari Biaya Produksi, NTP Tembus 127,73

Melalui program ini, Kementerian Pertanian (Kementan) menghadirkan sistem usaha peternakan terpadu yang menjamin ketersediaan bibit ayam atau Day Old Chick (DOC), pakan, hingga kepastian pemasaran hasil produksi. Skema tersebut juga diharapkan membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru bagi masyarakat pedesaan.

Dalam kunjungan kerjanya ke Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone, Mentan yang didampingi Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Agung Suganda meninjau langsung kesiapan kawasan yang akan dikembangkan sebagai pusat peternakan unggas nasional. Kunjungan tersebut turut dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dan Bupati Bone Andi Asman Sulaiman.

img_title MBG Dongkrak Permintaan Pangan Lokal, Hasil Perikanan Warga Pati Terserap Maksimal

Mentan menegaskan, hilirisasi ayam terintegrasi merupakan program strategis nasional sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, dengan tujuan utama memberikan kepastian usaha bagi peternak melalui harga input yang terjangkau dan stabil.

“Kita ingin BUMN masuk untuk menjamin harga DOC, pakan, dan pullet dengan kualitas serta kuantitas yang terjamin, sehingga peternak bahagia dan untung. Ini juga diharapkan membuka lapangan kerja baru. Inilah program Presiden RI,” tegas Amran.

Dengan keterlibatan badan usaha milik negara (BUMN), negara hadir memberikan kepastian dari sisi hulu hingga hilir, mulai dari penyediaan bibit, rantai pasok, hingga pemasaran hasil. Skema ini dinilai mampu mengurangi ketergantungan peternak kecil pada mekanisme pasar bebas yang kerap merugikan produsen.

Hilirisasi ayam terintegrasi tersebut diharapkan menjadi model produksi modern, di mana pembibitan, penyediaan pakan, budidaya, pengolahan, dan distribusi berjalan dalam satu sistem yang efisien.

“Sekarang kita bisa swasembada, petani bahagia, harga HPP baik, stok banyak. Arah kita jelas, semua komoditas pertanian harus berdaulat. Ini pengendali inflasi terbaik karena harga pakan dan DOC akan turun,” kata Mentan.

Halaman Selanjutnya
img_title