Strategi Baru Kemenhaj! Petugas yang Sudah Berhaji Tak Ikut Wukuf, Langsung Diterjunkan di Mina
- Istimewa
Jateng – Kementerian Haji dan Umrah menyiapkan strategi baru dalam pengelolaan petugas haji pada musim haji mendatang. Petugas yang telah memiliki pengalaman berhaji sebelumnya tidak lagi diarahkan mengikuti seluruh rangkaian puncak haji, melainkan langsung disiagakan di Mina sejak awal. Langkah ini dinilai sebagai upaya memperkuat layanan jamaah di fase paling krusial dan menguras tenaga dalam rangkaian ibadah haji.
Kebijakan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pembinaan Mental TNI Angkatan Laut sekaligus mantan Kepala Satuan Operasional Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Kasatops Armuzna), Laksma TNI Harun Arrasyid. Menurutnya, Mina merupakan titik paling menantang yang membutuhkan kesiapan fisik dan mental petugas secara optimal.
“Rencana tahun ini agar pelayanan di Mina maksimal. Oleh karena itu, petugas yang sudah berhaji akan langsung kita drop dari pemondokan atau hotel di Makkah menuju Mina,” ujar Harun usai memberikan materi pada diklat calon petugas haji 2026 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Rabu malam.
Fokus ke Mina, Antisipasi Kelelahan Petugas
Harun menjelaskan, keputusan ini diambil berdasarkan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan pelayanan haji pada tahun-tahun sebelumnya. Salah satu temuan penting adalah kondisi fisik petugas yang kelelahan setelah mengikuti wukuf di Arafah dan mabit di Muzdalifah, sehingga berdampak pada pelayanan di Mina.
Dengan menempatkan petugas berpengalaman langsung di Mina, diharapkan mereka memiliki stamina yang lebih prima untuk menyambut arus besar jamaah dari Muzdalifah.
“Mina itu titik paling melelahkan. Ketika petugas sudah siaga lebih awal, maka penyambutan jamaah, pengaturan tenda, hingga pemantauan pergerakan bisa dilakukan lebih efektif,” kata Harun.
Petugas yang ditempatkan di Mina akan menjadi garda terdepan dalam membantu jamaah, mulai dari pengaturan alur masuk, penanganan jamaah kelelahan, hingga memastikan fasilitas siap digunakan.
Pergerakan Petugas Dipotong Langsung ke Pos Mina
Dalam skema baru ini, pergerakan petugas dilakukan bersamaan dengan pergerakan jamaah menuju Arafah. Namun, petugas yang telah berhaji akan mengambil jalur khusus yang langsung mengarah ke pos-pos di Mina.
“Tujuannya agar lebih efektif dalam pemantauan jamaah, terutama saat pergerakan dari Arafah ke Muzdalifah dan dari Muzdalifah ke Mina,” jelas Harun.