Sekolah Aktif, Listrik Nyala, Mendagri Sebut Wilayah Terdampak Bencana Sumatera Kembali Normal
- Tangkap Layar YouTube @StranasPK Official
Jateng – Pemerintah memastikan aktivitas pendidikan dan layanan publik di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatera mulai kembali normal.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyebut, proses belajar mengajar di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat kini telah berjalan 100 persen seiring percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi yang dilakukan pemerintah pusat bersama pemerintah daerah.
Berdasarkan laporan Satuan Tugas (Satgas) penanganan bencana, seluruh kegiatan belajar mengajar di wilayah terdampak telah kembali berlangsung. Meski demikian, sekitar 3 persen sekolah masih menggunakan ruang kelas darurat akibat keterbatasan sarana pascabencana.
“Pemulihan pendidikan menjadi prioritas utama karena menyangkut masa depan generasi muda di daerah terdampak,” ujar Tito dalam keterangannya di Jakarta, Selasa 27 Januari 2026.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam percepatan pemulihan, mulai dari kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, hingga unsur non-pemerintah.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kerja keras Bapak Ibu sekalian, kementerian dan lembaga, pemerintah provinsi, kabupaten, kota, serta seluruh pihak non-pemerintah yang turut hadir dan bekerja di lapangan,” kata Tito.
Tak hanya sektor pendidikan, Mendagri memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik di seluruh wilayah terdampak juga telah kembali berjalan normal, termasuk di Kabupaten Aceh Tamiang. Pemerintah daerah disebut telah kembali melaksanakan fungsi pelayanan kepada masyarakat secara optimal.
Di sektor kesehatan, seluruh rumah sakit umum daerah (RSUD) terdampak kini telah beroperasi kembali. Dari total 87 RSUD, sembilan di antaranya sempat berhenti beroperasi, namun saat ini seluruhnya telah kembali melayani masyarakat.
Sementara itu, dari 867 puskesmas terdampak, sebanyak 865 telah beroperasi normal dan dua lainnya masih melayani di lokasi sementara sambil menunggu pembangunan gedung baru.
Pemulihan infrastruktur dasar juga menunjukkan perkembangan signifikan. Layanan kelistrikan di Aceh telah pulih hampir seluruhnya dengan sisa kurang dari 1 persen wilayah yang masih dalam proses perbaikan. Di Sumatera Utara, listrik telah pulih hingga 99 persen, sedangkan di Sumatera Barat telah menyala 100 persen. Seluruh SPBU di ketiga provinsi tersebut pun kembali beroperasi.
Selain itu, layanan internet di wilayah terdampak telah kembali normal. Pasokan BBM dan LPG juga dinyatakan relatif stabil.