UI Buka Beasiswa Korban Bencana Sumatera, Akses Kuliah Dijamin hingga Lulus

Ilustrasi kampus/universitas
Sumber :
  • Freepik

Jateng – Universitas Indonesia (UI) mengambil langkah konkret dalam mendukung pemulihan pascabencana di Sumatera dengan menyiapkan program beasiswa khusus bagi siswa-siswi terdampak bencana. Program ini menyasar peserta didik berprestasi dari 31 kabupaten/kota di Sumatera yang wilayahnya terdampak bencana alam.

img_title Apresiasi Langkah Tegas UI dalam Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Lingkungan Kampus

Rektor Universitas Indonesia, Heri Hermansyah mengatakan, skema beasiswa tersebut dirancang menyerupai Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (KIP-K), sehingga memungkinkan penerimanya menempuh pendidikan tinggi di UI hingga lulus.

“UI akan memastikan gelora ikhtiar anak-anak dari wilayah terdampak bencana Sumatera untuk menggapai cita-cita tetap terang menyala. Melalui beasiswa ini, mereka dapat melanjutkan studi hingga tuntas di UI. Inilah wujud nyata kontribusi UI dalam memperluas dampak sosial,” ujar Heri di Depok, Kamis (5/2/2026).

img_title Ajak Santri Manfaatkan Program Beasiswa Kuliah dari Pemprov Jateng

Selain fokus pada akses pendidikan, UI juga memberikan apresiasi terhadap peran relawan yang terjun langsung ke lokasi bencana. Heri menilai kehadiran tim UI Peduli mencerminkan komitmen perguruan tinggi dalam merespons persoalan kemanusiaan secara nyata.

“Kehadiran tim relawan UI Peduli adalah bentuk komitmen UI sebagai universitas terbaik di negeri ini yang senantiasa berdampak nyata merespons permasalahan masyarakat,” katanya.

img_title Afi Kalla Dorong Mahasiswa UI Ciptakan Inovasi Perkuat Hilirisasi Ekonomi Nasional

Di lapangan, tim relawan UI Peduli yang dipimpin oleh Dr. Endang Mariani melaporkan berbagai bentuk intervensi awal yang telah dilakukan. Bantuan tersebut meliputi layanan kesehatan massal, pendampingan psikososial bagi anak-anak, distribusi logistik, hingga pemasangan layanan internet berbasis Starlink guna memulihkan akses komunikasi di wilayah terdampak.

Namun demikian, tim relawan mencatat bahwa kondisi di sejumlah lokasi bencana masih memerlukan penanganan lanjutan. Beberapa wilayah dilaporkan masih terisolasi, sementara masyarakat masih menghadapi keterbatasan tenaga medis tetap, kesulitan memperoleh air bersih, serta membutuhkan pemulihan lahan pertanian sebagai sumber penghidupan.

Berdasarkan temuan tersebut, UI Peduli merekomendasikan adanya kolaborasi multipihak yang lebih kuat, terutama dengan pemerintah, untuk mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak bencana di Sumatera.

Langkah UI ini diharapkan tidak hanya membantu pemulihan jangka pendek, tetapi juga membuka harapan jangka panjang melalui akses pendidikan dan pembangunan berkelanjutan bagi masyarakat terdampak.