Hindari Macet Mudik, Pemerintah Siapkan WFA Dua Pekan Saat Lebaran 2026

Ilustrasi call center
Sumber :
  • freepik

Jateng – Pemerintah mulai menyiapkan kebijakan work from anywhere (WFA) selama periode libur Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H atau Lebaran 2026. Skema kerja fleksibel ini dirancang sebagai strategi mengurai kepadatan mobilitas masyarakat yang kerap memuncak saat libur panjang.

img_title Sambut Arus Mudik Lebaran, PKS Jateng Resmikan Posko Mudik di Sembilan Titik Strategis

Kebijakan WFA Lebaran 2026 akan menyasar pekerja kantoran, baik di sektor swasta maupun aparatur sipil negara (ASN). Pemerintah berharap pola kerja yang lebih fleksibel dapat menekan lonjakan perjalanan di waktu yang bersamaan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan regulasi WFA tengah difinalisasi dan akan diumumkan dalam waktu dekat.

img_title Wamentan Sudaryono Pastikan Pasokan Beras sampai Minyak Goreng Cukup Jelang Lebaran

“WFA itu untuk yang kerja di kantoran. ASN juga termasuk. Regulasi untuk ASN disiapkan oleh MenPANRB, sedangkan untuk pegawai swasta akan dikeluarkan oleh Menaker,” ujar Airlangga di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, dikutip dari Antara, Jumat (6/2/2026).

Menurut Airlangga, kebijakan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga kelancaran aktivitas ekonomi dan transportasi selama masa libur Lebaran yang panjang.

img_title Turun ke Jalan, Perempuan Bangsa Jateng Bagikan Ribuan Paket Takjil

Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso menambahkan, kebijakan WFA telah disepakati lintas kementerian dan akan dituangkan dalam bentuk surat edaran (SE).

“Nantinya ASN akan diatur melalui SE MenPANRB, sedangkan pekerja swasta melalui SE dari Menaker,” jelas Susiwijono.

Ia menyebutkan, periode WFA direncanakan berlangsung bersamaan dengan masa libur Lebaran 2026 yang diperkirakan mencapai dua pekan, yakni sekitar 14 hingga 29 Maret 2026. Rentang waktu tersebut mencakup libur Hari Raya Idul Fitri, libur Nyepi, serta cuti bersama nasional.

“Jadi ada kombinasi libur Lebaran, libur Nyepi, dan cuti bersama. Itu nanti dikombinasikan dengan work from anywhere atau fleksibel working arrangement (FWA), dan akan dibuatkan surat edarannya,” ujarnya.

Dengan penerapan WFA selama Lebaran 2026, pemerintah berharap aktivitas perkantoran tetap berjalan tanpa menumpuk arus perjalanan dalam waktu bersamaan, sekaligus memberi ruang bagi masyarakat untuk merencanakan mudik dengan lebih fleksibel.