Cuaca Hari Ini, BMKG Keluarkan Peringatan 10 Provinsi untuk Siaga Cuaca Ekstrem, Mana Saja?

Ilustrasi cuaca hujan
Sumber :
  • Ant

Jateng – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca berupa potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang diperkirakan melanda sejumlah wilayah Indonesia pada Rabu (11/2/2026).

img_title Optimalkan Waduk untuk Menghadapi Ancaman Kekeringan

Kondisi ini berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat sekaligus meningkatkan risiko kerusakan infrastruktur.

Dalam peringatan resminya, BMKG menetapkan 10 provinsi berstatus siaga, menyusul potensi hujan dengan intensitas tinggi. Wilayah tersebut meliputi Aceh, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, dan Sulawesi Barat.

img_title Serap Aspirasi di Desa Waru, Anggota DPRD Jateng Soroti Kesetaraan Lapangan Kerja bagi Disabilitas

BMKG menegaskan, status siaga menandakan adanya peluang dampak serius akibat bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor.

“Hujan lebat hingga sangat lebat berpotensi memicu banjir dan longsor yang dapat menghambat mobilitas warga serta berdampak pada infrastruktur,” tulis BMKG dalam pernyataan peringatan dininya.

img_title Jadikan Orientasi Sektor Pembangunan Pariwisata ke Arah Ekonomi Warga

Selain itu, puluhan provinsi lain masuk kategori waspada, dengan potensi hujan sedang hingga lebat. Daerah tersebut mencakup Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, DKI Jakarta, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara.

Selain itu Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua, hingga Papua Selatan.

BMKG menjelaskan, status waspada mengindikasikan potensi gangguan aktivitas harian akibat genangan air, luapan sungai, serta longsor berskala lokal.

BMKG juga memberikan peringatan khusus adanya potensi angin kencang di wilayah Bali, yang berpotensi mengganggu pelayaran dan aktivitas luar ruang.

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini, meningkatkan kesiapsiagaan, serta menghindari aktivitas di kawasan rawan banjir dan longsor, terutama di daerah dengan status siaga dan waspada.