Ramadan 2026, Ini Jadwal dan Agenda Masjid Istiqlal yang Wajib Diketahui Jamaah

Masjid Istiqlal
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta – Kegiatan Ramadan 1447 H di Masjid Istiqlal tahun ini tak sekadar diisi rangkaian ibadah rutin. Menteri Agama sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, menegaskan tema “Ramadhan Hijau” sebagai ruh utama perayaan bulan suci, dengan penekanan pada kepedulian lingkungan dan kelembutan sikap dalam beragama.

img_title Turun ke Jalan, Perempuan Bangsa Jateng Bagikan Ribuan Paket Takjil

Dalam ceramah tarawih perdana di Jakarta, Rabu 19 Februari 2026, Nasaruddin menyoroti pentingnya menampilkan wajah agama yang lembut dan ramah.

“Allah SWT lebih menonjolkan dirinya sebagai the God, bukan the Lord, God itu feminin, Lord itu maskulin. Allah memperkenalkan dirinya sebagai yang Maha Lembut,” katanya.

img_title Rekomendasi Tempat Bukber Tegal, Ada yang Buka Sampai Malam

Menurutnya, Ramadan menjadi momentum untuk membentuk pribadi yang “hijau”, bukan “merah”. Hijau dimaknai sebagai sikap yang lembut dan bersahabat dengan alam, sementara merah identik dengan amarah dan sikap keras.

“Bulan Ramadhan ini mari kita niatkan bahwa saya akan menjinakkan diri saya, melembutkan hati, dan membersihkan kepala saya yang kotor. Saya akan bersahabat dengan alam semesta,” ujar dia yang dikutip dari Antara.

img_title Deretan Takjil Khas Purwokerto yang Wajib Dicoba, Ada yang Harus Disedot

Tarawih dengan Qari Internasional dan Kultum Lintas Latar Belakang

Selama Ramadan 1447 H, Masjid Istiqlal menggelar shalat tarawih yang diawali penampilan qari bertaraf internasional. Para pembaca Al-Quran tersebut dijadwalkan tampil bergiliran hingga akhir Ramadan.

Setelah itu, jamaah akan mendapatkan kultum dari penceramah dengan beragam latar belakang, mulai dari ulama yang populer karena keilmuannya, tokoh publik, artis religius, hingga dai kondang.

“Setelah itu dilanjutkan kultum oleh penceramah yang dipilih dari berbagai latar belakang: populer karena keilmuannya, tokoh publik atau artis religius, maupun da'i (pendakwah) kondang,” paparnya.

Tak hanya itu, peringatan Nuzulul Quran juga digelar secara terbuka dan dapat diikuti negara-negara tetangga dengan melibatkan para menteri agama se-Asia Tenggara.

“Takbiran pun dilakukan bersama dengan masjid-masjid raya di ibu kota Asia Tenggara, saling menyahut dalam kebersamaan,” tuturnya.

Masjid Istiqlal dan Komitmen Energi Hijau

Tema “Ramadhan Hijau” bukan sekadar jargon. Masjid Istiqlal telah mengimplementasikan sistem pembangkit listrik tenaga surya yang menjadi sorotan dunia.

“Biasanya yang menjadi sorotan adalah gedung pencakar langit di Dubai atau Qatar, tetapi tahun lalu, yang menjadi perhatian dunia justru Masjid Istiqlal karena atap Istiqlal yang dipenuhi panel solar system. Dengan sistem ini, kami dapat menghemat energi dalam jumlah besar,” ujar dia.

Halaman Selanjutnya
img_title