Tarawih Perdana Ramadan 1447 H, Istiqlal Diserbu Jamaah dari Berbagai Kota
- Istimewa
Jakarta – Jamaah dari berbagai daerah memadati Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, untuk melaksanakan shalat tarawih pertama Ramadan 1447 Hijriah, Rabu. Antusiasme terlihat sejak sore hari, dengan kedatangan jamaah dari wilayah Jabodetabek hingga luar kota yang ingin merasakan suasana ibadah di masjid terbesar di Asia Tenggara tersebut.
Salah satu jamaah, Lestari (48), warga Depok, Jawa Barat, mengaku sengaja datang bersama tiga anak perempuannya menggunakan kereta rel listrik (KRL). Ia menilai akses menuju Masjid Istiqlal kini semakin mudah dan nyaman.
"Tadi saya turun (stasiun) Juanda, enak tinggal jalan, mau ngajarin anak-anak biar rajin ibadah selama Ramadhan. Pengin ngerasain juga tarawih pertama di Istiqlal gimana," katanya.
Lestari juga mengapresiasi berbagai pembaruan fasilitas di Masjid Istiqlal, mulai dari toilet yang lebih nyaman, kamar mandi untuk musafir, hingga fasilitas menginap untuk i’tikaf menjelang Idul Fitri.
Menurut dia, layanan berbuka puasa gratis selama Ramadan menjadi daya tarik tersendiri bagi jamaah.
"Besok-besok mau coba juga buka puasa gratis di sini, kan lumayan," ujar dia yang dikutip dari Antara.
Meski demikian, Lestari berharap pengelola dapat menambah fasilitas khusus bagi lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas, terutama akses dari tempat wudhu menuju area shalat berjamaah.
"Cuma dari tempat wudhu ke tempat shalat-nya agak jauh jalannya, tadi sempat lihat ada lift sih, cuma mungkin bisa disediakan kursi roda atau petugas khusus, kasihan ibu-ibu yang sudah tua kalau jalannya jauh," tuturnya.
Istiqlal Jadi Model Pengelolaan Masjid Dunia
Menteri Agama sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, menegaskan bahwa Masjid Istiqlal siap menjadi rumah bagi seluruh umat beragama selama Ramadan 1447 H.
"Karena model pengelolaannya, Istiqlal diundang ke Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York dan dipercaya menjadi model pembangunan masjid di Amerika Latin dan Afrika," ujar dia.
Ia menjelaskan, salah satu ikon internasional Istiqlal adalah Terowongan Silaturahim yang menghubungkan Masjid Istiqlal dengan Gereja Katedral Jakarta. Terowongan tersebut kerap menjadi simbol toleransi dan harmoni antarumat beragama di Indonesia.