Direktur Keamanan dan Keselamatan (Dirkamsel) Korlantas Polri, Prianto, mengatakan pos pelayanan terpadu tidak sekadar difungsikan sebagai pos pengamanan, tetapi juga sebagai pusat layanan komprehensif bagi masyarakat.
Menurutnya, fasilitas yang disediakan di setiap pos cukup lengkap, mulai dari bengkel layanan cepat kendaraan, tenaga kesehatan atau dokter, tempat ibadah, area bermain anak, ruang istirahat, hingga layanan ramah penyandang disabilitas.
Prianto menegaskan, penentuan lokasi pos dilakukan berdasarkan survei titik rawan kemacetan yang kerap terjadi setiap tahun saat musim mudik Lebaran.
“Saya sudah meninjau beberapa titik krusial yang berdasarkan data dari tahun ke tahun menjadi penimbunan kemacetan atau titik crowded. Peninjauan survei ini selain untuk mencari solusi alternatif, juga sebagai penentuan titik-titik pos pelayanan terpadu,” katanya dikutip dari Antara, Rabu (25/2/2026).
Dari total 25 pos pelayanan terpadu mudik Lebaran 2026, tujuh pos berada di Jawa Barat, tujuh di Jawa Tengah, empat di Jawa Timur, tiga di DI Yogyakarta, dua di Banten, serta masing-masing satu di Lampung dan Palembang.
Di Jawa Barat, pos tersebar antara lain di Gedung Juang Tambun Bekasi, Jembatan Timbang Losarang Indramayu, RM Markoni Subang, Technopark Tasikmalaya, Tugu Gentur Cianjur, Kantor Benih Ikan Subang, dan Dermaga Sunda Nagreg.
Sementara di Jawa Timur, pos didirikan di Karanglo Malang, Omah Jawa Magetan, Mantingan Ngawi, serta Exit Tol Kraksaan Probolinggo. Di Jawa Tengah, pos berada di Pringsurat Temanggung, Blandong Comal Pemalang, Simpang 3 SPBU Ajibarang, Valet Ride Nasmoco Klampok Brebes, depan parkiran truk Klonengan Jalan Kaligayam, SPBU Ambarawa Ngampin Semarang, dan depan Polsek Sayung.
Pos pelayanan terpadu ini diharapkan mampu memastikan mudik Lebaran 2026 berlangsung aman, nyaman, dan lancar bagi seluruh masyarakat.