Hampir Se-Indonesia Diguyur Hujan Hari Ini, BMKG: Waspada Petir di Dua Kota Ini!

Ilustrasi Hujan Lebat
Sumber :
  • doubtfull

Jateng – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Indonesia berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan pada Kamis (26/2/2026). Informasi prakiraan cuaca BMKG ini menjadi perhatian masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.

img_title Puncak Kekeringan Diprediksi Agustus-September, BMKG Ungkap Strategi Jaga Waduk Tetap Aman

Berdasarkan data dari situs resmi BMKG di Jakarta, hujan ringan diperkirakan turun di sejumlah kota besar. Antara lain Ambon, Banjarbaru, Bengkulu, Gorontalo, Jayapura, Jayawijaya, Kupang, dan Makassar.

Selain itu, hujan ringan juga berpotensi terjadi di Manado, Mataram, Medan, Merauke, Nabire, Palangka Raya, serta Pangkal Pinang.

img_title Di Tengah Kemarau, BMKG Ingatkan Hujan Lebat Masih Mengancam di Beberapa Daerah

Cuaca serupa diprakirakan melanda Pekanbaru, Semarang, Sofifi, Sorong, Tanjung Selor, hingga Yogyakarta. Kondisi ini menunjukkan dominasi pola hujan ringan di berbagai wilayah Indonesia bagian barat, tengah, maupun timur.

Sementara itu, BMKG memprakirakan cuaca berawan terjadi di Jakarta, Bandar Lampung, Bandung, Jambi, Kendari, Manokwari, Padang, Palembang, Pontianak, Samarinda, Serang, Surabaya, dan Tanjung Pinang.

img_title Saat Daerah Lain Mengering, Wilayah di Jateng Selatan Ini Masih Diguyur Hujan

BMKG juga mengingatkan adanya potensi cuaca ekstrem berupa hujan disertai petir di sejumlah daerah. “BMKG meminta masyarakat mewaspadai hujan disertai dengan petir yang pada hari ini berpotensi terjadi di Kota Banda Aceh dan Denpasar,” demikian pernyataan resmi yang dikutip dari laman BMKG.

Khusus untuk Mamuju, prakiraan cuaca menunjukkan potensi terjadinya petir. Kondisi ini perlu diwaspadai terutama oleh warga yang beraktivitas di ruang terbuka maupun wilayah rawan gangguan kelistrikan.

Dengan prakiraan cuaca BMKG terbaru ini, masyarakat diimbau untuk rutin memantau pembaruan informasi cuaca guna mengantisipasi dampak hujan dan petir, serta menyesuaikan rencana perjalanan maupun kegiatan harian.

Sebagai informasi, berdasarkan pola klimatologis yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, periode Februari umumnya masih berada dalam puncak musim hujan di sebagian besar wilayah Indonesia. Kondisi ini dipengaruhi dinamika atmosfer regional yang meningkatkan pertumbuhan awan hujan, terutama pada siang hingga malam hari di berbagai kota besar.

Selain itu, prakiraan cuaca harian yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menjadi rujukan penting bagi sektor transportasi, pertanian, dan kebencanaan. Informasi potensi hujan ringan hingga petir membantu pemerintah daerah dan masyarakat mengantisipasi risiko genangan, gangguan penerbangan, pelayaran, serta aktivitas ekonomi yang rentan terdampak perubahan cuaca ekstrem.