3 Bibit Siklon Kepung Indonesia, Sejumlah Kota Besar Diminta Waspada Cuaca Esktrem Hari Ini
- doubtfull
Jateng – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan ringan hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di berbagai kota besar di Indonesia pada Rabu (4/2/2026). Peringatan ini disampaikan menyusul adanya daerah konvergensi yang memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan.
Dikutip dari laman resmi BMKG di Jakarta, prakirawan Yuyun W menjelaskan secara umum terdapat daerah konvergensi yang memanjang dari perairan selatan Banten hingga Jawa Tengah, serta dari perairan barat daya Lampung hingga selatan Jawa. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan intensitas curah hujan di wilayah yang dilintasi.
“Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah yang dilewati konvergensi atau konfluensi,” terang Yuyun yang dilansir dari Antara.
Daftar Kota Berpotensi Hujan Lebat
BMKG memprakirakan sejumlah kota besar berpotensi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat yang disertai petir dan angin kencang. Wilayah tersebut antara lain Jambi, Padang, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Serang, Surabaya, Yogyakarta, Palangkaraya, Banjarmasin, dan Merauke.
Sementara itu, hujan ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di Medan, Tanjung Pinang, Bengkulu, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Tanjung Selor, Samarinda, Denpasar, Makassar, Mamuju, Mataram, Kupang, Kendari, Gorontalo, Manado, Ternate, Ambon, Nabire, Jayapura, dan Jayawijaya.
Adapun kota-kota seperti Banda Aceh, Pekanbaru, Pontianak, Palu, dan Sorong diprakirakan mengalami kondisi berawan.
Tiga Bibit Siklon Tropis Picu Cuaca Ekstrem
Sebelumnya, pada Selasa (3/3), BMKG mengidentifikasi kemunculan tiga bibit siklon tropis di sekitar wilayah Indonesia yang berpotensi memicu cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan. Dampaknya dapat berupa peningkatan curah hujan, angin kencang, hingga gelombang tinggi di sejumlah provinsi.
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan berdasarkan pemantauan hingga Selasa pukul 07.00 WIB, terdapat tiga sistem siklon aktif, yakni Bibit Siklon Tropis 90S di Samudra Hindia selatan Banten–Jawa Barat, Bibit Siklon Tropis 93S di barat laut daratan Australia, serta Bibit Siklon Tropis 92P di Teluk Carpentaria sebelah selatan Papua Selatan.
“Kami memantau pergerakan ketiga bibit siklon ini secara intensif selama 24 jam penuh. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, namun meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak tidak langsungnya, seperti genangan atau angin kencang. Pastikan hanya merujuk pada kanal resmi BMKG untuk menghindari informasi yang tidak benar,” kata dia.