Resmi Dikukuhkan, PRIMA DMI Jabar Dorong Kolaborasi Ekoteologi dan Revitalisasi Peran Pemuda Masjid
- Istimewa
Jateng – Pelantikan Pimpinan Wilayah Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia (PRIMA DMI) Provinsi Jawa Barat 2026–2030 berlangsung di Masjid PUSDAI, kawasan Islamic Center Provinsi Jawa Barat, Bandung, Ahad 15 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi penguatan peran pemuda masjid dalam pembangunan sosial dan spiritual masyarakat.
Tema pelantikan tentang “Peran Strategis PRIMA DMI Berbasis Nilai-Nilai Ekoteologi untuk Jawa Barat.” Tema itu menegaskan komitmen organisasi pemuda masjid untuk mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan kepedulian terhadap lingkungan serta pembangunan sosial yang berkelanjutan.
Ketua Panitia Pelaksana, Ikmal Anshary menjelaskan, tema ekoteologi dipilih sebagai refleksi atas peran strategis masjid yang tidak hanya berfungsi sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kesadaran sosial dan lingkungan.
“Melalui pelantikan ini, kami ingin menegaskan bahwa gerakan pemuda masjid harus adaptif terhadap tantangan zaman. Masjid perlu menjadi ruang pembinaan generasi yang peduli terhadap lingkungan, sosial, dan kemajuan peradaban,” ujarnya.
Selain prosesi pelantikan, kegiatan ini juga diisi dengan upgrading kepengurusan sebagai upaya penguatan kapasitas organisasi. Rangkaian acara ditutup dengan pembagian ta’jil gratis kepada masyarakat di sekitar ruas jalan kawasan Masjid PUSDAI sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan Ramadan.
Sebelum prosesi pelantikan, Direktur Bidang Koordinasi dan Pengembangan Wilayah PP PRIMA DMI, Irkham Magfuri menegaskan pentingnya visi organisasi dalam membina generasi muda masjid.
Ia menyampaikan, tema ekoteologi menjadi pengingat bahwa masjid memiliki peran strategis sebagai pusat perubahan sosial yang membawa nilai keberkahan bagi manusia dan alam.
“Masjid harus menjadi pusat peradaban yang memadukan nilai spiritual, kepedulian sosial, dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Dari masjidlah lahir generasi muda yang tidak hanya religius, tetapi juga memiliki kesadaran ekologis dan kepemimpinan sosial,” ungkapnya.
Dalam sambutannya, ia juga mengajak seluruh pengurus PRIMA DMI Jawa Barat untuk aktif memakmurkan masjid di berbagai daerah.
“Marilah kita menghadirkan kreativitas agar generasi muda lebih tertarik datang ke masjid daripada sekadar menghabiskan waktu di tempat lain. Masjid harus menjadi ruang yang hidup—tempat ibadah, pusat belajar, diskusi, bahkan ruang pemberdayaan ekonomi umat,” tuturnya.