Tertinggi Sepanjang Sejarah, Wamentan Sudaryono: Stok Beras RI Tembus 5 Juta Ton di Era Presiden Prabowo

Wamentan Sudaryono
Sumber :
  • IST

Palembang — Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto mencatatkan tonggak baru dalam ketahanan pangan nasional. Cadangan beras pemerintah yang dikelola Perum Bulog resmi menembus angka 5.000.198 pada 23 April 2026, menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.

img_title Amran Ungkap Jurus Jaga Harga Beras, 1 Juta Ton Cadangan Sudah Dilepas ke Pasar

Capaian tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Menteri Pertanian Sudaryono saat meninjau Gudang Bulog Sukamaju di Kota Palembang. Dalam kunjungan itu, ia memastikan secara langsung kondisi stok beras yang tersimpan di gudang.

“Sekarang adalah 23 April 2026 dan Bulog sebagai lembaga yang ditugasi untuk menyimpan cadangan beras pemerintah, dalam sejarah Republik Indonesia yang tertinggi kita simpan 5.000.198, tertinggi sepanjang sejarah, tertinggi sepanjang Bulog ada dan tertinggi sepanjang Republik ini berdiri,” ujar Wamentan Sudaryono, Kamis (23/4/2026).

img_title Mohammad Saleh Dampingi Menteri Wihaji di Purworejo, Pastikan Program MBG  Ibu Hamil dan Balita Tepat Sasaran

Lebih jauh, Wamentan Sudaryono yang akrab disapa Mas Dar menegaskan, bahwa capaian ini menjadi momen penting yang mencerminkan keberhasilan kebijakan pangan nasional. Menurutnya, rekor tersebut tidak terlepas dari kerja bersama lintas sektor dalam memperkuat produksi dan distribusi beras di dalam negeri.

Untuk memastikan validitas capaian tersebut, Mas Dar mengaku telah melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi, termasuk yang dilakukan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Karawang, Jawa Barat. Peninjauan itu dilakukan guna melihat secara langsung hasil panen serta kondisi cadangan beras yang tersimpan.

img_title Sudaryono Soal Insiden Diskusi di UGM: Pantang Kabur, Kami Datang untuk Berdialog

“Tadi saya sudah keliling dengan kawan-kawan semua, termasuk Pak Mentan Andi Amran Sulaiman di Karawang, kita memastikan dan mengecek secara langsung hasil dan juga kondisi cadangan beras kita yang disimpan di Gudang Bulog,” kata Wamentan Sudaryono.

Dari hasil pengecekan tersebut, Sudaryono yang juga Ketua Umum DPN Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) memastikan kualitas beras dalam kondisi baik. Ia bahkan melakukan pemeriksaan secara acak, termasuk membuka karung beras yang masih tersegel untuk memastikan tidak ada penurunan mutu.

“Tadi kita cek kualitasnya bagus, ada yang satu tahun, ada yang enam bulan, semua dalam keadaan baik, tidak ada kutunya. Saya sudah cek random semua, dan yang disegel juga saya minta dibuka,” ungkapnya.

Selain menjadi cadangan strategis nasional, stok beras tersebut juga akan dimanfaatkan untuk mendukung program bantuan pangan kepada masyarakat. Dengan demikian, keberadaan Bulog dinilai memiliki peran vital dalam menjaga stabilitas pasokan sekaligus mengendalikan harga beras di pasaran.

Halaman Selanjutnya
img_title