Daging Dam Jamaah Haji Indonesia Akan Didistribusikan ke Palestina, Arab Saudi Setuju

Ilustrasi Haji
Sumber :
  • istockphoto.com/afby71

Jateng – Pemerintah Indonesia mengambil langkah baru dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini dengan mengarahkan sebagian besar daging dam jamaah haji Indonesia untuk disalurkan kepada masyarakat Palestina. Kebijakan tersebut disepakati bersama pengelola daging dam haji Arab Saudi, Adahi Project.

img_title Skema Saat Puncak Haji 2026, Kemenhaj Terapkan 3 Gelombang Keberangkatan ke Arafah

Kesepakatan itu disampaikan Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, saat berada di Makkah, Jumat 22 Mei 2026. Menurutnya, keputusan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian Indonesia terhadap kondisi kemanusiaan rakyat Palestina.

“ Kami sudah bersepakat dan meminta secara khusus kepada Pemerintah Arab Saudi melalui Adahi supaya daging dam ini didistribusikan ke masyarakat Palestina. Adahi sudah menyatakan kesanggupannya,” ujar Dahnil yang dikutip dari Antara.

img_title Obat Rindu Masakan Nusantara, Ini Menu Andalan Kemenhaj untuk Jamaah Haji Indonesia

Langkah ini disebut sebagai bagian dari arahan Presiden RI agar pemerintah memberikan perhatian lebih besar terhadap masyarakat Palestina yang tengah menghadapi krisis kemanusiaan berkepanjangan.

Selain Palestina, distribusi daging dam jamaah haji Indonesia juga akan diarahkan kepada masyarakat kurang mampu di sejumlah negara Timur Tengah lainnya.

img_title Kemenhaj Prioritaskan Kelas Bisnis untuk Jemaah Lansia dan Difabel

Tata Kelola Dam Haji Dinilai Lebih Transparan

Tak hanya soal bantuan kemanusiaan, pemerintah juga menyoroti perubahan besar dalam sistem pendataan pembayaran dam jamaah haji tahun ini. Kementerian Haji mencatat pengelolaan dam kini jauh lebih tertata dibanding musim haji sebelumnya.

Hingga Jumat (22/5), tercatat sebanyak 126.832 jamaah calon haji telah terdata metode pembayaran damnya secara jelas. Dari jumlah tersebut, sebanyak 90.956 jamaah memilih membayar melalui fasilitas Adahi di Arab Saudi.

Sementara itu, 32.691 jamaah lainnya memilih menunaikan dam di Indonesia melalui lembaga amil zakat resmi maupun secara mandiri.

“ Tetapi, ada juga jamaah calon haji yang membayar damnya dengan berpuasa, yaitu 3.195 orang, dan yang melaksanakan haji ifrad atau tidak perlu membayar dam sebanyak 1.076 orang,” kata Dahnil.

Lonjakan Data Dam Haji Jadi Catatan Penting

Pemerintah menilai capaian pendataan dam tahun ini menjadi kemajuan signifikan dalam tata kelola ibadah haji Indonesia. Pada musim haji sebelumnya, dari total sekitar 221 ribu jamaah, hanya sekitar 10 ribu jamaah yang tercatat menunaikan dam secara terorganisasi.

Rinciannya, sekitar 8 ribu jamaah membayar melalui Adahi dan 2 ribu jamaah melaksanakan dam di tanah air.

Halaman Selanjutnya
img_title