Nurul Furqon Serap Aspirasi Warga Terkait Kebocoran Bendung Karet BUM Pes di Jepara
- Istimewa
Jateng –Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, H. Nurul Furqon, melaksanakan kegiatan reses di Desa Batu Kali, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
Dalam dialog bersama warga, salah satu persoalan yang menjadi perhatian utama adalah kebocoran Bendung Karet BUM Pes yang dinilai berpotensi mengganggu sektor pertanian di wilayah Welahan dan Pecangaan. Masyarakat menyampaikan bahwa kebocoran bendung dikhawatirkan memungkinkan masuknya air laut ke jaringan irigasi sehingga dapat menurunkan kualitas air yang digunakan untuk mengairi lahan pertanian.
Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan kadar garam (salinitas) pada air irigasi dan tanah, yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman, menurunkan produktivitas lahan, hingga meningkatkan risiko gagal panen apabila tidak segera ditangani.
Menindaklanjuti aspirasi tersebut, H. Nurul Furqon menyampaikannya secara langsung dalam dialog interaktif bersama Bapak Fuad selaku perwakilan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Dalam kesempatan itu, beliau meminta agar dilakukan langkah penanganan secara cepat dan menyeluruh terhadap kebocoran Bendung Karet BUM Pes, mengingat bendung merupakan infrastruktur penting dalam menjaga ketersediaan air irigasi bagi lahan pertanian.
Selain percepatan perbaikan bendung, masyarakat juga berharap dilakukan pemeriksaan terhadap kualitas air irigasi, kondisi tanah, dan tingkat intrusi air laut guna mengetahui dampak yang ditimbulkan terhadap lahan pertanian. Pendataan terhadap luas lahan yang berpotensi terdampak serta penyusunan langkah mitigasi juga dinilai penting untuk melindungi kepentingan petani.
H. Nurul Furqon menegaskan bahwa aspirasi masyarakat ini perlu menjadi perhatian serius seluruh pihak terkait. Penanganan yang cepat, transparan, dan terkoordinasi diharapkan mampu mencegah meluasnya dampak kebocoran bendung sehingga sistem irigasi tetap berfungsi dengan baik, produktivitas pertanian terjaga, dan kesejahteraan petani di wilayah Welahan dan Pecangaan dapat terus terlindungi.