“Tertinggi nasional ada di Jawa Tengah. Penerimaan ini tidak gampang, tidak mudah. Mereka melalui tahap seleksi, hari ini SK turun, saya ucapkan selamat,” kata Gubernur Luthfi dalam sambutannya. Kegiatan tersebut turut disaksikan Wakil Gubernur Taj Yasin, Sekretaris Daerah Jateng Sumarno, serta Kepala BKN Kantor Regional 1 Yogyakarta.
Dengan pengangkatan baru ini, total ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mencapai 63.049 orang. Jumlah itu terdiri atas 29.849 PNS, 20.089 PPPK, serta tambahan PPPK paruh waktu yang baru diangkat tahun ini.
Luthfi berharap momentum tersebut menjadi dorongan bagi para PPPK paruh waktu untuk lebih meningkatkan kinerja sebagai abdi negara. “SK ini harus jadi motivasi rekan-rekan dalam meningkatkan kinerja. Jangan sampai hasil jerih payah dan kesabarannya pudar setelah dapat SK. Harus lebih rajin nanti,” tegasnya.
Program pengangkatan PPPK paruh waktu ini juga menjadi kesempatan bagi tenaga honorer yang telah lama mengabdi, sekaligus memastikan keberlanjutan pelayanan publik tetap berjalan maksimal. Luthfi menekankan bahwa SK yang diterima tidak hanya bersifat administratif, tetapi merupakan bentuk kepercayaan negara yang harus dijaga melalui integritas, profesionalitas, dan kedisiplinan.
Sekdaprov Jateng Sumarno dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan seleksi PPPK paruh waktu berjalan sesuai jadwal dan menghasilkan 13.111 formasi yang lulus. “Terima kasih atas arahan Bapak Gubernur dan Bapak Wagub. Termasuk BKN yang selalu bekerja sama dengan Pemprov Jateng. Selamat kepada yang sudah menjadi PPPK paruh waktu,” ujarnya.
Adapun jumlah tersebut terdiri atas 2.982 formasi guru dan 10.129 formasi tenaga teknis, menjadikan Jawa Tengah sebagai salah satu daerah dengan pengangkatan PPPK paruh waktu terbanyak di Indonesia.
Di antara ribuan peserta yang mendapatkan SK, terdapat kisah haru dari Eni Pudiastuti, tenaga administrasi SMAN 6 Semarang yang telah mengabdi selama 16 tahun. Duduk di kursi roda akibat gagal ginjal yang dideritanya selama 11 tahun, Eni mengaku sangat bersyukur akhirnya memperoleh SK PPPK paruh waktu. Ia berharap nasib dan kehidupannya dapat menjadi lebih baik setelah penetapan tersebut.