Hasil Riset Brida Jateng, Dorong Optimalisasi Aset Daerah di Pemprov Jateng

Tim Peneliti Brida Jateng memaparkan hasil penelitian perihal optimalisasi aset daerah milik Pemprov Jateng
Sumber :
  • istimewa.

Secara umum, Akmal mengatakan ada 32 urusan pembangunan daerah yang mesti disupport dengan riset dan inovasi. Ke depan, kebijakan-kebijakan yang diambil oleh pemerintah berdasarkan data dan riset, termasuk upaya peningkatan retribusi daerah.

"Riset (Optimalisasi pemanfaatan aset daerah) tidak berhenti di sini. Ini menjadi kerangka roadmap riset kolaboratif Brida bersama dengan BPKAD dan Bapenda," jelasnya.

Tim Peneliti, Herlina Kurniawati mengatakan saat ini pendapatan dari pemanfaatan aset daerah belum optimal, yang pada umumnya dipengaruhi oleh kondisi tata kelola, baik dari sisi manajemen, SDM, prosedur, maupun kebijakan. Pemanfaatan aset dalam penerapannya juga menemui tantangan pada dualisme fungsi, yakni pelayanan maupun komersial. Selain itu, ada beberapa aspek teknis lainnya yang masih perlu dioptimalkan.

Dalam riset itu juga menyebutkan sejumlah strategi yang bisa dilakukan untuk mengoptimalkan aset pemerintah daerah. Salah satu yang ditekankan adalah faktor promosi, kemudahan dalam kerjasama, hingga kualitas aset yang dikerjasamakan.

Ada juga faktor ketidaktertiban penyewa dalam pembayaran sewa aset serta promosi internal yang terbatas. Perawatan dan pemeliharaan objek aset yang masih terbatas, sehingga menimbulkan penilaian dan ulasan yang rendah pada media sosial.

 

"Pemprov jateng punya aset yang masih potensial dioptimalkan. Salah satunya dapat dilakukan melalui promosi yang murah secara online melalui marketplace," kata Herlina