Selain Kopi Sianida, Berikut Kasus-kasus Besar yang Pernah Ditangani Krishna Murti

Irjen Krishna Murti
Sumber :
  • Instagram @krishnamurti_bd91

VIVAJateng - Sejak tahun 2015, nama Irjen Krishna Murti telah melambung tinggi di dunia kepolisian Indonesia.

img_title Musim Mudik 2026, Kakorlantas: Jumlah Korban Meninggal Turun 30 Persen dari Sebelumnya

Pada masa itu, ia menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya.

Keahliannya dalam menangani berbagai kasus besar dengan cermat dan taktis menjadikannya tokoh terkemuka di lingkungan kepolisian.

img_title Mudik Lebaran 2026 Dijaga dari Udara, Polri Siapkan Ambulans Helikopter di Jalur Jawa

Kiprahnya yang mengagumkan membuat namanya dikenal luas oleh masyarakat.

Pada tahun 2016, Krishna Murti menangani kasus yang menghebohkan, yaitu pembunuhan yang melibatkan Jessica Kumala Wangso.

img_title Luthfi Klarifikasi Pertemuan dengan Bupati Pekalongan, Tegaskan Tak Terkait OTT KPK

Jessica resmi ditetapkan sebagai pembunuh Wayan Mirna Salihin pada 29 Januari 2016.

Polisi bekerja keras selama tiga minggu untuk mengungkap identitas pembunuh Mirna.

Penyelidikan sulit karena Jessica tidak mengakui bahwa dirinya adalah pelaku pembunuhan, meski fakta menunjukkan sebaliknya.

Namun, dengan determinasi dan ketangguhannya, Krishna Murti berhasil membawa Jessica Kumala Wongso ke pengadilan dan dia divonis 20 tahun penjara atas perannya dalam kematian Mirna.

Kemudian, Irjen Krishna Murti mencatat prestasi gemilang lainnya dalam mengungkap perdagangan ginjal ilegal di Kamboja pada bulan Juli tahun lalu.

Kasus perdagangan ginjal ilegal ini melibatkan warga negara Indonesia dan Kamboja.

Polisi berhasil menangkap 12 orang, termasuk petugas polisi dan petugas imigrasi, yang terlibat dalam kegiatan kriminal ini.

Keberhasilan Krishna Murti dalam mengungkap operasi ini menegaskan ketangguhannya dalam menghadapi kasus-kasus internasional yang kompleks.

Namun, pencapaiannya tidak berhenti di situ, pada tahun 2016, saat masih menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Krishna Murti turut terlibat dalam menangani tragedi bom dan baku tembak di Sarinah, Jakarta Pusat.

Dalam kejadian tragis ini yang menewaskan tujuh orang, Krishna Murti bersama dengan timnya berani melibatkan diri dalam aksi baku tembak dengan para teroris.

Keberanian ini menunjukkan dedikasinya dalam menjaga keamanan negara dan rakyat.

Pada Agustus 2023, Krishna Murti kembali menjadi sorotan ketika ia dan timnya mengunjungi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membantah rumor buronan korupsi Harun Masiku yang berada di Kamboja.

Krishna Murti dengan tegas menyatakan bahwa data perjalanan Harun Masiku menunjukkan bahwa dia masih berada di Indonesia.

Halaman Selanjutnya
img_title