Kecewa Terhadap Formasi Penerimaan PPPK, Puluhan Masa Geruduk Kantor BKPP Pati Sampaikan 7 Tuntutan
- Tim tvOne - Abdul Rohim
VIVAJateng - Puluhan warga dari Kecamatan Dukuhseti dan sekitarnya, termasuk sebagian warga dari Kecamatan Pati Kota, melakukan aksi protes di depan Kantor Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Pati pada Senin, 9 Oktober 2023.
Aksi ini, yang diprakarsai oleh Ormas Masyarakat Penjaga Nusantara (Mantra), merupakan bentuk protes terhadap Kepemkab Pati.
Para demonstran membawa berbagai sepanduk yang memuat tuntutan mereka.
Menurutnya, Pemkab Pati dinilai tidak membuka formasi penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) bagi Tenaga Harian Lepas (THL) di lingkup Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).
Mereka merasa bahwa THL honorer teknis lainnya telah didiskriminasi dalam rekrutmen PPPK, begitu pula dengan THL honorer BLUD.
Dalam orasinya, para pengunjuk rasa mengeluarkan tujuh tuntutan kepada Pemkab Pati.
Pertama, mereka menuntut penghapusan diskriminasi terhadap THL honorer teknis lainnya dalam rekrutmen PPPK.
Selanjutnya, mereka mendesak agar THL honorer BLUD yang telah bekerja lebih dari 2 tahun diangkat menjadi pegawai tetap BLUD.
Tuntutan lainnya adalah penghapusan faktor usia dan masa kerja sebagai indikator utama dalam penentuan kelulusan PPPK.
Tidak hanya itu, mereka juga menekankan bahwa pengabdian harus menjadi faktor utama dalam merekrut PPPK.
Mereka berpendapat bahwa THL yang telah mengabdi selama 5 tahun memiliki pengalaman berharga yang harus diakui dalam proses rekrutmen.
Poin penting lainnya yang disuarakan oleh massa adalah kecurigaan terhadap sistem ujian tertulis PPPK, terutama Computer Assisted Test (CAT).
Mereka mendesak untuk melakukan pengujian forensik terhadap sistem CAT ini, karena merasa ada potensi kecurangan yang melibatkan mafia dalam sistem tersebut.
Terakhir, massa juga menuntut transparansi dalam pengelolaan belanja biaya rekrutmen PPPK di Pemkab Pati. Mereka mendesak agar seluruh pengeluaran terkait rekrutmen PPPK diaudit dan diumumkan kepada publik.
Cahya Basuki menyatakan kekecewaannya terhadap formasi penerimaan PPPK Kabupaten Pati tahun ini. Dari 600 formasi yang dialokasikan, hanya terdiri dari 100 tenaga kesehatan dan 500 tenaga pengajar. Menurutnya, formasi ini tidak mencakup THL teknis lainnya seperti Satpol PP, kecamatan, dan BLUD.
"Ini mau yang ketiga kalinya, rekrutmen PPPK itu kan formasinya selalu tenaga nakes dan guru. Sedangkan untuk THL teknis lainnya tidak pernah tersentuh,” ujar Koordinator aksi, Cahya Basuki.
"Kecewa dengan formasi penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kabupaten Pati tahun ini,” katanya lagi.
Sebagai respons atas ketidakpuasan mereka, jika tuntutan mereka tidak diindahkan oleh Pemkab Pati, mereka mengancam akan melanjutkan aksi protes ke Kantor Gubernur dan DPRD Jawa Tengah.
”Kami mencurigai ada pengondisian, lulus ndak lulus dibuat lulus. Yang terakhir buka dan audit belanja perekutan PPPK, kalau tuntutan kami tidak diindahkan, kami akan melaju ke provinsi,” pungkasnya.
Artikel ini sudah tayang di tvonenews pada hari Senin, 9 Oktober 2023 - 20:47 WIB, Judul Artikel : Protes Formasi Penerimaan PPPK dan THL, Puluhan Warga Geruduk Kantor BKPP Pati