Mudik Gratis Lebaran 2026, Pemprov Jateng Siapkan 349 Bus dan 20 Kereta Api

Bus mudik gratis Pemprov Jateng
Sumber :
  • Istimewa

Jateng – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai mematangkan persiapan Program Mudik dan Balik Rantau Lebaran 2026 dengan menginventarisasi ratusan armada transportasi. Hingga saat ini, tercatat sedikitnya 349 unit bus dan 20 rangkaian kereta api disiapkan untuk melayani pemudik asal Jawa Tengah.

img_title Perkuat Akses Produk Lokal agar Tembus Pasar Global

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno mengatakan, program mudik dan balik rantau gratis merupakan agenda rutin tahunan yang terus dievaluasi agar pelaksanaannya semakin optimal dari tahun ke tahun.

“Untuk sampai saat ini kita masih punya pekerjaan rumah, karena armada yang ada masih di bawah tahun 2025. Tapi kita berupaya untuk minimal sama dan syukur-syukur nanti ada tambahan,” kata Sumarno di Semarang, Rabu 7 Januari 2026.

img_title Jateng Surplus Padi 9,3 Juta Ton, Setya Ari Nugroho Dorong 3 Program Ketahanan Pangan Terukur untuk Banyumas-Cilacap

Pernyataan tersebut disampaikan saat Sumarno memimpin rapat koordinasi lanjutan bersama perwakilan kabupaten/kota, BUMN, BUMD, serta unsur dunia usaha terkait persiapan Program Mudik Lebaran Gratis 2026.

Ia menjelaskan, rapat koordinasi ini bertujuan memastikan kesiapan seluruh pemangku kepentingan dalam memfasilitasi masyarakat Jawa Tengah agar dapat mudik dan kembali ke perantauan dengan aman, nyaman, dan terjangkau.

img_title Sarif Kakung Minta Pemda Perkuat Koordinasi dan Komunikasi Penetapan Lahan Sawah Dilindungi

Selain penguatan armada bus dan kereta api, Pemprov Jateng juga menerima sejumlah masukan dari paguyuban peserta mudik dan balik rantau, khususnya terkait penambahan titik pemberangkatan dan tujuan.

Menindaklanjuti hal tersebut, pemerintah provinsi akan melakukan pemetaan berdasarkan sebaran domisili peserta mudik agar titik keberangkatan bisa lebih dekat dengan tempat tinggal masyarakat.

“Dengan titik yang lebih dekat, masyarakat tidak perlu menambah biaya untuk menuju lokasi pemberangkatan. Ini juga bagian dari upaya kita memberikan pelayanan terbaik,” ujar Sumarno.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah Arief Djatmiko menyampaikan pihaknya akan melakukan pencermatan ulang untuk menetapkan titik-titik satelit pemberangkatan mudik dan balik rantau Lebaran 2026.

“Pemetaan ulang sebetulnya telah kita lakukan, utamanya untuk peserta balik rantau gratis,” kata Arief.

Ia mencontohkan, titik pemberangkatan dari Asrama Haji Donohudan, Kabupaten Boyolali, akan didukung titik satelit di Sragen, Karanganyar, Wonogiri, dan Klaten. Sementara Terminal Tipe A Mangkang Semarang memiliki titik satelit di Jepara dan Blora.

Halaman Selanjutnya
img_title