Kasus Meninggalnya Pemuda Asal Aceh yang Libatkan 3 Oknum TNI AD, Begini Respon Jenderal Dudung

KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman
Sumber :
  • Dispenad

VIVAJateng - Pada suatu peristiwa yang mengguncangkan, tiga oknum prajurit TNI Angkatan Darat (TNI AD) terlibat dalam kasus yang mengakibatkan kematian seorang pemuda asal Bireuen, Aceh, Imam Masykur. Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman menunjukkan rasa kemarahan dan keprihatinannya atas perbuatan kejam tersebut.

img_title TNI-Polri Turun Dukung Petani, Wamentan Sudaryono: Swasembada Harus Tercapai di Setiap Pulau

Reaksi KSAD Dudung Abdurachman

Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Dudung Abdurachman, menyatakan kemarahannya terhadap ulah tiga oknum prajurit TNI AD yang terlibat dalam kasus penculikan, pemerasan, dan penganiayaan yang berujung pada kematian Imam Masykur, seorang pemuda asal Bireuen, Aceh.

img_title Perdana, Kontingen TNI Ikut Parade di Luar Indonesia

Pernyataan Komitmen Penegakan Hukum

Brigadir Jenderal TNI Hamim Tohari, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), mengungkapkan bahwa KSAD Jenderal Dudung memastikan bahwa tidak akan ada pandangan yang pilih kasih dalam upaya penegakan hukum di lingkungan TNI, terutama TNI AD. Ini menunjukkan bahwa tindakan hukum akan diterapkan secara adil tanpa memandang jabatan atau kesatuan.

img_title Mentan Amran, Menteri PU dan TNI AD Kompak Perkuat Kolaborasi Percepat Swasembada Pangan

Perhatian Terhadap Proses Hukum

KSAD Dudung memberikan perhatian serius terhadap perkembangan proses hukum yang tengah berlangsung di Pomdam Jaya terkait kasus ini. Meskipun salah satu pelaku merupakan anggota Paspampres, KSAD tetap mendukung pelaksanaan hukum yang adil.

Instruksi kepada Polisi Militer TNI AD

Jenderal Dudung telah memerintahkan Polisi Militer TNI AD untuk menyelidiki kasus ini secara menyeluruh dan mengambil tindakan tegas terhadap pelaku, baik dalam aspek hukum pidana umum maupun pidana militer.

Dampak Terhadap Citra TNI AD

KSAD Dudung menyatakan bahwa tindakan kejam yang dilakukan oleh tiga oknum prajurit ini merusak semangat dan upaya yang telah dibangun oleh TNI AD untuk menjalin hubungan positif antara prajurit dan masyarakat.

Kronologi Kejadian

Seorang pemuda bernama Imam Masykur asal Bireuen, Aceh, ditemukan meninggal dunia. Diduga, ia menjadi korban tindak penculikan, pemerasan, dan penganiayaan oleh tiga oknum prajurit TNI AD.

Identitas Para Pelaku

Pelaku-pelaku tersebut teridentifikasi sebagai Praka RM dari Yonwalprotneg Paspampres, HS dari satuan Topografi TNI AD, dan J dari Kodam Iskandar Muda yang tengah berdinas di Jakarta.

Halaman Selanjutnya
img_title