LPK Hiro Karanganyar Buka Japan Indonesia Driving School

LPK Hiro Karanganyar Buka Japan Indonesia Driving School
Sumber :
  • Istimewa

Jateng – Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Hiro Karanganyar menjadi pionir pendirian Japan Indonesia Driving School (JIDS). Program ini merupakan program penyediaan tenaga ahli berketerampilan khusus di bidang transportasi.

Mantap, Lulus SMKN Jateng, 18 Alumni Direkrut Perusahaan Jepang

Perdana di Indonesia dan juga pertama kali dilakukan di luar negara Jepang, program ini didukung penuh oleh Asosiasi Driver yang ada di Jepang KSG Kabushiki Kaisha KS Global. Dirintis sejak Agustus 2024, LPK Hiro sudah berhasil menggelar tes SSW Driver Bus atau Ujian Keterampilan Tokutei Ginou untuk driver bus pada 8 dan 9 Februari 2025. 

Direktur LPK Hiro Bowo Kristianto mengatakan untuk program ini LPK Hiro sudah mempersiapkan banyak hal mulai dari pembangunan sirkuit, penyediaan armada untuk pelatihan, membuka kelas bahasa hingga level bahasa sampai N3 serta pelatihan keterampilan lain yang sesuai. 

Sambut Mudik, Sarif Abdillah Minta Pemprov Pastikan Infrastruktur Bagus

”Dan Alhamdulillahnya sudah berhasil menyelenggarakan tes SSW, ada 27 peserta yang mengikuti tes dan 25 orang lolos untuk mengikuti tahapan tes selanjutnya. Ini adalah sebuah kebanggaan karena perdana dilakukan di luar Jepang dan itu dilaksanakan di LPK Hiro Karanganyar di Indonesia,” ujarnya saat dihubungi, Jumat (28/2/2025). 

Bowo Kristianto menjelaskan pihaknya sangat serius mengembangkan program ini karena kebutuhan tenaga ahli berketerampilan khusus bidang transportasi di Jepang masih sangat terbuka lebar. Ia pun mengatakan sudah melakukan kunjungan ke sejumlah perusahaan transportasi di Tokyo dan Nagoya. 

Seleraskan Kurikulum SMK dengan Dunia Usaha

”Kebutuhan di bidang transportasi itu meliputi driver untuk bus, taksi dan truk,” tambahnya. 

Guna mempersiapkan kandidat peserta tes SSW TG Driver, LPK Hiro juga merangkul sejumlah LPK daerah melalui LPK Kamisora Boyolali. Pimpinan LPK Kamisora Boyolali Yudo Setiyawan mengatakan hal ini dilakukan untuk mencari peserta didik yang kompeten di bidang tersebut. 

Halaman Selanjutnya
img_title