Pilgub Jateng, Gus Yusuf Gandeng Joko “Crazy Rich” Suranto

Gus Yusuf - Joko “Crazy Rich” Suranto
Sumber :
  • Istimewa.

Jateng – Pasca-Putusan Mahkamah Konstitusi (MK), Calon Gubernur dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) KH M Yusuf Chudlori (Gus Yusuf) tampak bertemu dengan Joko Suranto, “Crazy Rich” dari Grobogan.

img_title Semarak Harlah PKB Jawa Tengah, Ini Rangkaian Acaranya

Pertemuan itu diunggah dalam akun pribadi @yusuf_ch di Instagram, Jumat (23/8).

Berbagai komentar pun muncul dalam postingan yang menunjukkan kedua figur tampak semangat membicarakan sesuatu.

img_title Optimalkan Waduk untuk Menghadapi Ancaman Kekeringan

 “Yaa ada pertemuan itu, dan tentu membicarakan soal Pilgub Jateng,” ujar Sekretaris DPW PKB Jawa Tengah H Sukirman SS MS.

Pengamat politik dari Fakultas Komunikasi dan Sosial Politik (FKSP) Universitas Sains Al Quran Wonosobo Jawa Tengah Insan Mahmud SE MSi memberikan dorongan kepada PKB segera memutuskan Ketua DPW PKB Jateng Gus Yusuf calon Gubernur Jawa Tengah.

img_title Serap Aspirasi di Desa Waru, Anggota DPRD Jateng Soroti Kesetaraan Lapangan Kerja bagi Disabilitas

Apalagi keputusan MK, yang memberi peluang PKB bisa mengajukan calon sendiri. “Gus Yusuf ini digadang-gadang semua calon gubernur untuk dijadikan wakilnya. Saya melihat nggak usah tanggung, PKB harus yakin bahwa Gus Yusuf bisa gubernur. Gus Yusuf memiliki elektabilitas yang potensial dalam survey, karena dikenal dekat dengan berbagai kalangan,” tandasnya.

Menurut penjelasan Insan Mahmud, kalau pertemuan Gus Yusuf dan Joko Suranto serius membicarakan Pilgub, PKB harus punya keberanian segera memutuskan pasangan ini. Gus Yusuf berpengalaman panjang sebagai pemimpin organisasi. Baik di pondok pesantren maupun sebagai Ketua Parpol. 

Insan Mahmud kemudian memandang sosok Joko Crazy Rich ini fenomenal. Setelah viral karena membangun jalan umum dengan uangnya sendiri, figur ini menjadi unggulan dalam kontestasi Pilgub Jateng. “Joko seorang pengusaha sukses yang saat ini sangat dibutuhkan untuk memberikan konsep pembangunan ekonomi bagi Jawa Tengah ke depan,” tuturnya.

Dan yang tidak kalah penting, imbuh Insan Mahmud, kedua figur ini dikenal sangat dekat dengan Presiden RI Joko Widodo. “Joko bahkan sempat mendaftarkan diri sebagai calon gubernur di PSI. Kedua figur juga sangat intens dengan Pak Jokowi, tinggal rembugan. Saya kira klop,” tandasnya.

Lebih lanjut, Insan Mahmud menyampaikan pasangan ini bisa menjadi poros tengah, alternatif pemilihan gubernur. “Pemilihan menjadi menarik, tidak head to head yang justru bisa menimbulkan polarisasi di masyarakat,” tuturnya.

Halaman Selanjutnya
img_title