Libur Nataru Banjir Wisatawan, Wonosobo Diserbu Hampir 200 Ribu Orang

Kawasan wisata Dieng Plateau di Wonosobo
Sumber :
  • Ist

Jateng – Jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 tercatat mencapai 197.058 orang. Data tersebut dihimpun sepanjang masa libur Nataru, mulai 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

img_title DPRD Jateng Usulkan Lima Rekomendasi Pengelolaan Wisata Terintegrasi

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo Fahmi Hidayat mengatakan, mayoritas wisatawan yang datang merupakan wisatawan nusantara. Dari total kunjungan, sebanyak 196.763 orang tercatat sebagai wisatawan domestik, sementara wisatawan mancanegara berjumlah 295 orang.

“Wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Wonosobo didominasi dari Malaysia dan Singapura, serta beberapa negara Eropa,” ujar Fahmi di Wonosobo, Rabu 7 Januari 2026.

img_title Optimalkan Pendampingan, Perkuat Pengelolaan Desa Wisata

Fahmi menyebutkan, puncak kunjungan wisatawan terjadi pada 28 Desember 2025. Meski demikian, hingga berakhirnya masa libur Nataru pada 4 Januari 2026, arus kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi wisata Wonosobo terpantau relatif stabil.

Menurutnya, stabilitas kunjungan tersebut terutama terlihat di destinasi wisata alam dan pegunungan yang menjadi daya tarik utama Kabupaten Wonosobo.

img_title Jadikan Orientasi Sektor Pembangunan Pariwisata ke Arah Ekonomi Warga

Sejumlah objek wisata unggulan tercatat menjadi favorit wisatawan, di antaranya Sunrise Sikunir, Telaga Warna, Telaga Menjer, Curug Sikarim, Taman Langit, serta Kebun Teh Panama. Destinasi tersebut menawarkan panorama alam khas dataran tinggi Dieng dan pengalaman wisata yang berkesan bagi pengunjung.

Selain wisata alam, aktivitas pendakian Gunung Prau juga menjadi magnet tersendiri, khususnya bagi wisatawan minat khusus dan pecinta alam. Berdasarkan data basecamp pendakian Gunung Prau yang dihimpun dari PT Palawi Risorsis, sedikitnya 13 ribu pendaki tercatat melakukan pendakian selama periode libur Natal dan Tahun Baru.

Fahmi menilai capaian tersebut menunjukkan tren pertumbuhan pariwisata Wonosobo yang positif dibandingkan tahun sebelumnya.

“Jika dibandingkan dengan libur Natal dan Tahun Baru tahun lalu, jumlah kunjungan wisatawan pada Nataru 2025–2026 ini mengalami peningkatan sekitar 2 hingga 3 persen. Ini menjadi indikator bahwa Wonosobo masih menjadi destinasi pilihan wisatawan, khususnya untuk wisata alam dan pegunungan,” katanya.

Ia menambahkan, khusus untuk wisata pendakian Gunung Prau, aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Seluruh pendaki diwajibkan melakukan registrasi di basecamp resmi, mematuhi kuota pendakian, serta melengkapi diri dengan perlengkapan sesuai standar.

“Kami terus berkoordinasi dengan pengelola, termasuk PT Palawi Risorsis dan pihak terkait lainnya, untuk memastikan SOP pendakian dijalankan dengan baik. Keselamatan pendaki adalah hal yang tidak bisa ditawar,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya
img_title