Raih Popularitas Internasional, Dangdut Koplo Siap Bersaing dengan K-Pop

Performance Dangdut Koplo
Sumber :
  • Tangkap Layar YouTube TA PRO Music & Publishing

VIVAJateng - Indonesia telah mencapai kemajuan luar biasa di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif pada tahun 2023.

img_title Tak Menyerah Meski Berkali-kali Gagal, Vini Buktikan Inovasi Bisa Mengubah Nasib

Menurut Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, nilai devisa pariwisata Indonesia mencapai hampir 7 miliar dolar AS, tumbuh lebih dari 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Pencapaian ini membuat Indonesia berada di peringkat di atas negara-negara tetangga seperti Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Filipina, menurut indeks dari World Economic Forum.

img_title Menuju Ekonomi Hijau, Sandiaga Tekankan Pentingnya Standar Global

"Kita sudah ada di peringkat di atas Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Philipina," kata Sandiaga dalam acara Temu Komunitas (Netas) Kreatif Wonogiri bertempat di Omah Rayap, Kenangan, Gemantar, Selogiri, Wonogiri, Jawa Tengah, Jumat (6/10/2023).

Meskipun pencapaian ini membanggakan, Sandiaga Uno menyatakan keprihatinannya tentang jumlah warga Indonesia yang masih memilih berwisata ke luar negeri, meskipun banyak destinasi menarik yang tersedia di tanah air, termasuk di Wonogiri.

img_title Ja’far Shodiq Ajak Kembangkan Pariwisata dan Budaya Lokal

Tidak hanya dalam pariwisata, namun Indonesia juga menonjol di sektor ekonomi kreatif.

Menurutnya, ekonomi kreatif Indonesia saat ini menduduki peringkat ketiga di dunia dengan kontribusi ekonomi kreatif mencapai 8 persen.

Ekonomi kreatif Indonesia sangat beragam, mencakup bidang-bidang seperti musik dangdut koplo dan film horor (Drahor).

"Korea punya Drakor, kita Indonesia punya Drahor (drama horor). Film horor kita terkenal paling menakutkan," ujarnya.

Kemudian untuk musik dangdut koplo, Sandiaga menyebut musik ini telah meraih popularitas internasional, bahkan mencapai pasar Turki dan Filipina.

Ia berpendapat bahwa musik ini memiliki potensi untuk bersaing dengan K-Pop Korea.

"Korea punya musik K-Pop maka kita punya D-Kop alias dangdut koplo. Kemarin saya melihat dangdut koplo sudah mencapai Turki. Sudah ada penggemar di Turki dan ada penyanyi di Philipina. Nah, kalau kita kembangkan maka tidak mustahil kita menjadi nomor dua mengalahkan Korea," Kata Sandiaga. 

Meski Indonesia telah mencapai banyak prestasi, masih ada tantangan yang harus diatasi.

Salah satunya adalah menciptakan lapangan kerja melalui ekonomi kreatif, pariwisata, dan pemberdayaan usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Sandiaga Uno memberikan inspirasi dari pengalaman pribadinya saat mengalami masa sulit pada krisis moneter tahun 1997.

Halaman Selanjutnya
img_title